|
Nusa
Mobil Pengantin Kecelakaan di Madiun, Tiga Orang Meninggal
Rabu, 19 Januari 2005 | 18:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kendaraan Daihatsu Zebra rombongan pengantin asal Desa Krawuh, Kecamatan Tegal Gede Kabuapaten Karang Anyar, Jawa Tengah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Caruban Ngawi. Tepatnya, di Dusun Krapyak, Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, pukul 09.15 WIB hari ini.
Akibat kecelakaan itu, tiga penumpang meninggal, lima luka berat, serta tiga orang lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban adalah pengantar sekaligus pengantin.
Tiga orang korban meninggal, semuanya adalah warga Desa Krawuh, Kecamatan Tegal Gede Kabuapaten Karang Anyar, Jawa Tengah. Masing-masing Anggun (5 tahun), Sutarti Priastuti (40), dan Parto Tani (50).
Sedangkan korban luka berat adalah Tri Gunanto (44), Umi Komsatun (32), Suparmin (47), serta dua orang mempelai, yakni Agus Dwi (27) dan Murtiyati (20). Korban luka ringan adalah Nur Saripah (25), Deki Suryo (5), serta Zulfika Evi Nurazizah (8 bulan).
Kecelakaan ini bermula ketika mobil pengantin merek Daihatsu Zebra dengan nomor polisi AD 8992 FF, yang dikemudikan Suparmin, dari arah barat oleng di tikungan. Olengnya kendaraan itu membuat Suparmin tidak bisa mengendalikan kendaraannya, sampai akhirnya menabrak truk dari arah berlawanan. Truk dikemudikan Suprapto (34), warga Jogorogo, Ngawi.
“Melihat Daihatsu Zebra dari arah depan oleng, saya sempat menepi dan berhenti. Tapi tetap bak truk saya menjadi sasaran mobil tersebut,” kata Suprapto ketika ditemui di Kantor Polsek Pilangkenceng. Suprapto tidak mengalami luka-luka dalam kecelakaan itu.
Agus Dwi, calon mempelai pria, hanya pasrah melihat calon istrinya yang mengalami pendarahan di wajahnya. Akibat kecelakaan ini, Agus sendiri mengalami patah tulang pada kaki bagian kiri.
Rombongan pengantin dari Karang anyar ini rencanannya akan menuju Mojokerto untuk menghantarkan kedua pasangan ke rumah Agus. “Padahal, acara pernikahan kami akan dilangsungkan sore ini (kemarin),” kata Agus, ketika ditemui di RSUD Panti Waluyo Madiun.
Hingga saat ini, seluruh korban tewas dan luka berat masih berada di RSUD Panti Waluyo Madiun. Sementara sopir dan kernet truk akhirnya di bebaskan polisi setelah sempat dimintai keterangan.
Sementara itu, Kepala Satuan Lalulintas Polres Madiun Ajun Komisaris Polisi Nouvil mengatakan, penyebab kecelakaan karena Daihatsu yang oleng yang akhirnya menabrak bak truk.
“Daihatsu Zebra yang oleng tidak bisa dikendalikan. Sopir Zebra melaju dengan kecepatan tinggi. Padahal, di tikungan tajam, sehingga terlalu ke kanan sampai akhirnya menabrak truk dari arah berlawanan,” kata Kasatlantas.
Akibat kecelakaan ini, hampir seluruh bagian Daihatsu Zebra rusak, karena sempat terguling dua kali. Sementara truk yang bermuatan salak, hanya rusak pada bagian kanan bak truk. Sampai berita ini diturunkan, truk dan mobil Zebra telah diamankan di Polsek Pilangkenceng.
Rohman Taufiq - Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|