|
Nusa
Sejumlah Pura di Kuta Dirusak Orang
Rabu, 19 Januari 2005 | 17:53 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sejumlah pura di kawasan Kuta, Badung, diobrak-abrik orang tak dikenal. Sampai hari ini, polisi belum berhasil mengidentifikasi pelaku.
Padahal, peristiwa perusakkan itu sudah terjadi sejak Senin (17/1) dan sedikitnya enam pura telah dirusak.
Perusakan itu mulai terjadi pada Senin (17/1), yang menimpa pura Dalem Kahyangan Legian. Keesokan harinya, Selasa (18/1), terjadi lagi perusakkan di pura Dalem Penataran Agung Kedonganan, Kati Gajah, dan pura persembahyangan Ida Ratu Gede.
Perusakkan hari ini menimpa dua pura. Dalam perusakkan ini tidak ada barang yang hilang, tetapi ornamen pura seperti patung dan pintu dirusak seperti yang terjadi di pura Dalem Pentaran Agung Kedonganan.
Menurut Mangku Wayan Julada yang mengetahui pertama kali kerusakan itu, pintu pagar hilang sebelah. “Saat itu sekitar pukul 07.00 WIB, saya sedang mempersiapkan persembahyangan kecil,” katanya.
Dia kemudian langsung melaporkan kerusakan itu ke Polsek Kota. Polsek Kota langsung menerjunkan pasukan yang dipimpin Kapolsek Komang Sandi Arsana.
Setelah polisi melakukan pemeriksaan, barang yang telah diobrak-abrik antara lain bokor, perlengkapan air suci, dupa, bija serta alat kelengkapan upacara.
Kapolsek mengatakan, polisi masih terus mengidentifikasi siapa pelaku perusakan itu. Sayangnya keterangan saksi sangat minim. “Aksi itu dilakukan pada dinihari saat pura masih kosong,” katanya.
Sementara itu, untuk mencegah terulangnya kembali peristiwa tersebut, Poltabes Denpasar langsung berkoordinasi dengan Bupati Badung yang membawahi wilayah Kuta.
Poltabes meminta bantuan agar pecalang (petugas kemanan adat) dapat dikerahkan untuk turut menjaga pura.
Kapoltabes juga meminta agar ketenangan Bali bisa dijaga. "Jangan sampai ada pihak-pihak yang memancing untuk mendapat keutungan pribadi dari kasus itu," katanya.
Rofiqi Hasan - Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|