Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Banten

Buruh Minta Gubernur Banten Tolak UKM Usulan Bupati dan Walikota
Senin, 06 Desember 2004 | 19:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Forum Serikat Pekerja-Serikat Buruh Banten (FSPSBB) meminta Gubernur Banten Djoko Munandar tidak menyetujui usulan upah minimum kabupaten/kota (UMK) yang diajukan Bupati dan Walikota. Pasalnya penetapan UMK tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan hidup minimum. "Mestinya UMK yang diusulkan para Bupati dan walikota itu sama dengan nilai kebutuhan minimum. Sebab hal ini sudah diatur dalam surat edaran Menteri Tenaga Kerja serta surat edaran Gubernur Banten," kata Ketua FPBB Ade Kusnadi, Senin (6/12).

Ade mengancam, bila gubernur tetap menyetujui usulan UMK yang diajukan tersebut, pihaknya terpaksa akan mengerahkan 400.000 buruh anggota FSPSBB turun ke jalan.

Sebelumnya, FSPSBB sempat berdialog dengan Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Banten Suyadi. Pada kesempatan dialog itu, FSPSBB menyatakan menolak hasil rekomendasi Bupati dan Walikota tentang besarnya UMK yang telah diusulkan kepada Gubernur Banten

Ade Kusnadi menilai, Bupati dan Walikota yang merekomendasikan nilai UMK di bawah kebutuhan hidup minimum telah melanggar surat edaran Menteri Tenaga Kerja dan Gubernur. "Karena itu, sudah seharus rekomendasi itu ditolak dan batal demi hukum," tegas Ade.

Menanggapi ancaman itu, Kepala Disosnaker Banten, Suyadi berharap agar buruh tidak melakukan aksi mogok atau unjukrasa turun ke jalan. "Jangan sampai masalah yang bisa didialogkan ini berakhir dengan unjukrasa atau aksi mogok," ujar Suyadi seraya berjanji segera memberi masukan ke Gubernur untuk tidak terburu-buru menetapkan rekemondasi para Bupati itu.

Tiga kepala daerah di Provinsi Banten yang telah mengajukan usulan besarnya UKM ke Gubernur Banten adalah Kabupaten Serang, Kota Cilegon dan Kota Tengerang. UMK yang direkomendasikan Bupati Serang, Bunyamin senilai Rp 690 ribu, jumlah ini jauh dibawah kebutuhan hidup menimum di Serang yang mencapai 722 ribu.

Hal yang sama terjadi di Cilegon, besarnya UMK yang diajukan Walikota Aat Syafa'at sebesar Rp 713 ribu, sedangkan kebutuhan hidup minimum mencapai Rp 777 ribu. Begitu juga dengan kota Tangerang, UMK yang diajukan Rp 693 ribu, kebutuhan hidup minimum di Tangerang Rp 779 ribu.

Faidil Akbar - Tempo

Fototerkait
         
Karyawan PT Dirgantara Indonesia (DI) mengikuti persidangan kasus gugatan mereka terhadap Direksi PT DI yang berkaitan dengan masalah pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan secara sepihak dan uang pesangon di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Jakarta Pusat, 8 Juni 2004. [TEMPO/ Usman Iskandar; K21A/349/2004; 20040623]. Presiden Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama Ibunda Nirmala Bonat, Martha Toni (kanan), di kediamannya Kebagusan, Jakarta, 26 Mei 2004. . [TEMPO/Tommy Satria; K21A/246/2004; 20040607].
Unjuk Rasa Karyawan PT Dirgantara Indonesia
Megawati Soekarnoputri dan ibunda Nirmala Bonat

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dewan Janji Perjuangkan Upah Sektoral
Ribuan Buruh Tuntut Pemberlakukan Upah Sektoral
Aliansi Buruh Protes Penetapan Upah Minimum Provinsi
Aliansi Buruh Unjuk Rasa Tolak UMP DKI 2005
UMK Kota Malang Naik 6,6 persen
Meski DPRD Minta Penundaan, Pemerintah Tetap Sosialisasikan UMP 2005
Upah di Jawa Timur Naik 6,24 Persen
Upah Minimum Ditetapkan Secara Sektoral Mulai 2006
Sutiyoso Masih Menunda SK Upah Minimum Provinsi
Serikat Pekerja Tidak Setuju Dengan Upah Minimum
> selengkapnya...


Referensi

Studi Perlindungan TKI Ditinjau dari Aspek Pembiayaan
KASUS MARSINAH
Masalah Buruh-Pengusaha Belum Terpecahkan, Pengangguran Terus Bertambah
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
Kasus Buruh Migran Indonesia 2002
BMI/TKI Meninggal Dunia (2003-2004)
> selengkapnya...

Website

Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
LSM buruhmigran
Jaringan LSM buruh migran Asia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data