|
Jawa Timur
Puting Beliung Sapu Genting Puluhan Rumah di Ngawi
Jum'at, 26 November 2004 | 15:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Puluhan rumah di Ngawi, Jawa Timur rusak akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Kamis (25/11) sore. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya ada dua warga diketahui terluka akibat tertimpa genting dan tiang salah satu rumah miliknya.
Menurut Rusmin (45), salah seorang yang rumahnya rusak akibat hujan tersbut, kejadian bermula pada sekitar pukul 16.00, tiba-tiba datang hujan deras disertai angin kencang. “Tidak sampai setengah jam. Hujan dan angin tersbut sudah menyambar atap rumah saya. Setelah itu dinding bagian belakang rumah saya jebol,” kata Rusmin, Jum’at (26/11), di depan rumahnya yang sudah tidak bergenting lagi tersebut.
Kejadian itu tidak hanya menimpa rumah Rusmin, puluhan rumah di dusun Sekarjati, Dusun Cepak, Dusun Sekar Putih Desa Sekarjati, Kecamatan Karanganyar, Ngawi, juga mengalami nasib serupa.
Menurut Warno, Kepala Desa Sekarjati, di Dusun Sekarjati setidaknya terdapat empat puluh tiga rumah rusak akibat diterjang hujan dan angin tersbut. Sementara di Dusun Cepak, dua rumah roboh dan dua puluh dua lainnya gentingnya hancur. Sedangkan di Dusun Sekarputih, terdapat dua puluh enam rumah yang mengalami kerusakan serupa. Kerusakan yang terparah menimpa rumah milik Winarto, Rusmin, Sadi, Sapar, Dario, Diman, dan Darto. "Kebanyakan mengalami kerusakan genting,"kata Warno.
Korban yang mengalami luka adalah Sadiyem (45) dan Sutiyem (50) keduanya warga Dusun Cepak. Sadiyem mengalami luka pada punggung bagian belakang, sedangkan Sutiyem, bagian kepalanya bocor akibat kejatuhan genting.
Kapolsek Widodaren Ngawi, Ajun Komisaris Djuri WSD menyatakan saat ini kerugian belum bisa diperkirakan jumlahnya. “Yang penting saat ini bagaimana seluruh warga bisa mengemasi seluruh hartanya sesegera mungkin sebelum hujan terjadi lagi,”ujarnya.
Untuk membantu warga, pihak Polres Ngawi telah menerjunkan dua pleton atau enam puluh personil ke tiga dusun tersebut. Tidak hanya aparat kepolisian yang diterjunkan untuk membantu membersihkan puing-puing rumah yang roboh. Pihak TNI juga menurunkan personilnya sebanyak sepuluh orang ke masing-masing dusun, untuk ikut memperbaiki rumah yang rusak.
Kebanyakan, rumah-rumah rusak pada bagian gentingnya karena tersapu angin. Tidak hanya itu beberapa rumah tampak rusak karena tertimpa pohon yang tumbang. Ratusan warga dibantu aparat kepolisian dan personil TNI sampai saat ini masih terlihat bergotong royong untuk membenahi rumah-rumah tersebut.
Rohman Taufiq
INDEKS BERITA LAINNYA :
|