|
Jawa Madura
Persediaan Darah PMI Solo Menipis
Minggu, 21 November 2004 | 21:35 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Sampai sepekan setelah Lebaran, persediaan darah Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Solo turun drastis akibat sedikitnya pendonor yang menyumbangkan darahnya selama puasa. Penurunan stok darah sudah terlihat sejak akhir Oktober. Saat ini persediaan kian menipis, bahkan golongan darah AB kosong.
Kepala Unit Transfusi Darah PMI Cabang Solo, Titis Wahyuono, mengatakan kondisi seperti ini biasa terjadi pada saat bulan puasa dan Lebaran. PMI Solo sebenarnya sudah mengantisipasi dengan penggalangan donor darah sebanyak-banyaknya sebelum puasa, hingga terkumpul 2.000 kantong darah yang masing-masing berisi 250 cc.
"Awalnya kami memperkirakan cukup hingga pasca Lebaran, tetapi kenyataannya jumlah itu hanya bertahan sampai pada minggu terakhir bulan puasa,” kata Titis, Minggu (21/11) sore. Sebab, PMI Cabang Solo tidak hanya melayani permintaan darah dari Rumah Sakit di Solo, tapi juga dari daerah sekitarnya, bahkan dari luar Karesidenan Surakarta seperti Yogyakarta dan Purwodadi. Beberapa daerah di Jawa Timur juga minta bantuan darah, seperti Pacitan, Madiun, Ngawi, dan Ponorogo.
Permintaan darah dari luar daerah itu terjadi karena PMI Cabang Solo termasuk yang paling besar di wilayah Solo dan sekitarnya, serta memiliki fasilitas lebih memadai, yaitu alat pemisah komponen trombosit darah. (Imron Rosyid)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|