|
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pelabuhan Ratu
Rabu, 17 November 2004 | 22:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tiga wisatawan lokal terseret ombak di daerah wisata Pantai Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. Dua korban diantaranya ditemukan tewas tenggelam, sedangkan seorang korban lainnya hingga petang masih belum ditemukan.
Dua korban yang ditemukan tewas adalah Nur Irawan bin Totok, 22 tahun, warga Kelurahan Antapani, Kecamatan Cicadas, Kabupaten Bandung serta Mus Muji, 23 tahun, warga Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur.
Sementara itu, tubuh Aip bin Apip, 25 tahun, warga Kampung Cigondewah, Cimahi, yang juga ikut terseret ombak, hingga petang belum berhasil ditemukan tim search and rescue (SAR).
Berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan, sekitar pukul 06.00 WIB Aip bersama temannya, Ahmad (16 tahun), warga Desa Cibiuk, Cimahi, tiba di Pantai Karangnaya, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.
Dalam kondisi kelelahan usai menempuh perjalanan jauh dari Bandung menuju daerah Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Aip langsung bermain air di tepi laut itu untuk menyegarkan tubuhnya. Sedang asyik berenang, tiba-tiba tubuh Aip terseret ombak. Korban sempat berteriak minta tolong kepada warga sekitar sebelum akhirnya menghilang ditelan ombak. Saat kejadian, para petugas keamanan baru saja pulang sehabis berjaga semalaman di pantai.
Di tempat terpisah, Nur Irawan bin Totok tertelan ombak saat tengah bermain air di Pantai Kadaka, Sukabumi sekitar pukul 08.00. Setelah ditelusuri tim SAR setempat, jenazah pemuda itu akhirnya ditemukan mengapung di dekat lokasi kejadian pada pukul 15.30 WIB.
Selang beberapa jam kemudian, sekitar pukul 13.20, Mus Muji terseret pusaran air saat sedang asyik bermain air di Pantai Ketapang Condong, Kecamatan Palabuhanratu, Sukabumi. Para pengunjung lain di pantai yang dipadati pengunjung itu tidak sempat memberikan pertolongan kepada korban yang langsung menghilang tertelan ombak.
Tim SAR langsung meluncur ke lokasi kejadian dan berupaya menyisir pantai tersebut selama beberapa jam. Upaya pencarian itu membuahkan hasil. Tubuh korban yang sudah tidak bernyawa ditemukan mengapung di dekat Pantai Ketapang Condong.
Jenazah kedua korban langsung dibawa pihak keluarga ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan. Sementara itu, petugas masih melakukan pencarian terhadap Aip.
Deden Abdul Aziz - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|