Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Situbondo

Lima Orang Tewas dalam Tabrakan di Situbondo
Selasa, 16 November 2004 | 23:02 WIB

TEMPO Interaktif, Situbondo:Tabrakan hebat terjadi di jalur pantura, tepatnya di Desa Banyuglugur Kecamatan Banyuglugur Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, sekitar 146 kilometer dari Surabaya, pada Selasa (16/11) sore. Akibat kecelakaan itu, sedikitnya 5 orang meninggal dunia, 29 orang mengalami luka berat, dan 21 lainnya mengalami luka ringan.

Tabrakan itu terjadi ketika sebuah truk disel yang meluncur dari arah timur
tertabrak sebuah jeep Taft GT. "Ketika akan berpapasan, tiba-tiba ban depan Taft GT meletus, kemudian menghantam bak truk bagian tengah. Setelah itu truk terguling sampai menutupi jalan," ujar Achmad Muslim, salah seorang saksi mata.

Tak pelak, truk bermuatan sekitar 50 orang warga Desa Wringin Anom Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, yang baru pulang dari rekreasi di pantai Pasir Putih itu, berguling dua kali. Para penumpangnya pun berhamburan, nyaris tak bisa menyelamatkan diri.

Lima orang penumpang truk langsung tewas di tempat kejadian yakni, Hariyadi (18), Lukman (9), Holiyah (16), Samsul (20), Mustofa (17). Sebanyak 29 orang penumpang truk lainnya mengalami luka-luka serius di sekujur tubuhnya dan 21 orang lainnya mengalami luka ringan. Para korban dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Besuki, RSUD Situbondo, RSUD Kraksaan dan RSUD Probolinggo.

Hingga kini penumpang jeep taft masih misterius. Namun sejumlah saksi mata menuturkan bahwa penumpang jeep yang diperkirakan berjumlah 5 orang itu sengaja ditahan polisi untuk diproses.

Menurut Kepala Polisi Wilayah Besuki Komisaris Besar Pol. Winarso, pihaknya masih mengusut kejadian itu. "Untuk sementara, kami memang masih memfokuskan diri pada
penyelamatan para korban, dan mengevakuasi kendaraan untuk diproses lebih lanjut," ujarnya.

Mahbub Djunaidy - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data