|
Jawa Madura
Jalur Kereta Api Lewat Ngawi Mulai Beroperasi
Selasa, 16 November 2004 | 22:33 WIB
TEMPO Interaktif, Madiun:Kereta api jalur selatan sekarang kembali beroperasi, setelah terputus karena kereta pengangkut bahan bakar anjlok dan terbakar di kilometer 195+500, perbatasan Desa Gemarang dan Wonorejo, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, Jawa Timur, Jumat (12/11). Kereta pertama melintasi jembatan yang baru diperbaiki itu adalah KA Brantas jaya, jurusan Kediri-Tanahabang Jakarta, pada Minggu pukul 23.17.
Meski sudah bisa dilewati, kereta api yang melintasi jembatan rel tersebut harus berjalan 5 kilometer/jam. Dalam kondisi normal, jalur tersebut bisa dilalui kereta api dengan kecepatan 60 kilometer/jam. Semua kereta yang biasanya memerlukan waktu 10 menit dari Stasiun Paron (8 kilometer arah timur jembatan) ke Stasiun Kedunggalar (3 kilometer arah barat jembatan), sekarang perlu waktu 20 menit. “Semua kereta harus menempuh waktu lebih lama sepuluh menit untuk perjalaan dari Paron ke Kedunggalar,” kata Wahyu Kartono, Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi VII di Stasiun Madiun, Selasa sore (16/11).
Kondisi semacam ini diperkirakan akan terus berlangsung sampai arus Lebaran selesai. PT KAI lebih memilih agar jalur ini bisa segera dilewati kereta api meski lambat daripada perbaikan total yang memerlukan waktu lama. “Yang penting kereta api untuk angkutan mudik bisa melakukan aktivitas dulu,” Wahyu memberi alasan.
Jalur yang sempat lumpuh sejak Jumat pukul 06.40 ini siap dilalui kereta lagi sejak Minggu (14/11) pukul 22.32. Menurut Wahyu, perbaikan memakan waktu tiga hari karena alat yang digunakan harus didatangkan dari Cirebon dan Solo, sementara besi untuk mengganti gelagar jembatan harus didatangkan dari Probolinggo.
Akibat rusaknya jembatan tersbut, PT KAI sempat mengalihkan jalur perjalanan yang melentasi jalur selatan ini ke jalur utara. Meskipun demikian, PT KAI tetap melakukan operasi di jalur ini walaupun harus memindahkan penumpang dari Stasiun Paron dan Kedunggalar dengan bus dan truk.
Selasa siang, alat-alat berat yang digunakan untuk memperbaiki jembatan sudah dibawa ke Stasiun Kedunnggalar. Beberapa pekerja masih tampak di lokasi untuk melakukan pengencangan mur pada rel. Sementara itu, gerbong kereta bahan bakar minyak milik Pertamina yang hangus terbakar masih berada di pinggir rel. Rohman Taufiq
INDEKS BERITA LAINNYA :
|