|
Jawa Tengah
Pemudik Mulai Padati Stasiun KA Balapan Solo
Selasa, 16 November 2004 | 12:28 WIB
TEMPO Interaktif, Solo: Memasuki H + 3 setelah lebaran, stasiun kereta api Balapan Solo mulai dipadati oleh penumpang arus balik. Dari empat kereta api bisnis dan eksekutif berkapasitas 1.812 tempat duduk yang diberangkatkan dari stasiun tersebut hampir semuanya telah dipesan oleh para penumpang.
Bahkan pada H+2, Senin (15/11) tercatat sudah 2.132 penumpang arus balik yang berangkat ke Jakarta dan Bandung. "Dari penjualan karcis diperkirakan mulai ada peningkatan untuk penumpang yang berangkat atau arus balik," kata Kepala Stasiun Balapan Solo, Sutrisno, Selasa (16/11).
Kereta api yang berangkat dari Stasiun Balapan adalah kereta api untuk kelas bisnis dan eksekutif. Sementara kereta api kelas ekonomi diberangkatkan dari Stasiun Jebres. Kereta api bisnis dan eskutif tersebu masing-masing Senja Utama, Argo Lawu dan Argo Dwipangga, jurusan Solo - Jakarta dan Lodaya jurusan Solo - Bandung. "Di samping itu juga kereta dari Surabaya juga menaikkan dan menurunkan penumpang di sini," ujarnya.
Menurut Sutrisno, untuk kereta api kelas eksekutif dan bisnise sampai dengan H+3 belum ada permintaan penambahan gerbong. Dia mengatakan untuk Argo Lawu dan Argo Dwipangga serta Senja Utama pihaknya menyediakan rangkaian gerbong masing-masing delapan buah, sedangkan KA Lodaya jurusan Bandung 10 gerbong.
Khusus untuk KA Senja Utama selain menjual tempat duduk, pihaknya juga menjual karcis tanpa kursi. "Maksimal 25 persen dari tempat duduk. KA Senja Utama setiap gerbongnya ada 64 kursi," katanya.
Selain peningkatan jumlah penumpang arus balik, sampai dengan hari ketiga lebaran juga masih terlihat adanya penumpang arus mudik dari Jakarta yang turun di stasiun tersebut.
Pada hari Senin (15/11) kemarin atau H+2 tercatat masih ada 3.517 penumpang yang turun di Balapan. Sedangkan pada hari H lebaran Minggu (14/11) terdapat 4.279 penumpang. "Puncaknya memang H-1 ada 4.739 orang," ujar Sutrisno.
Imron Rosyid - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|