Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Jumat Malam Ini Tol Palikanci Bakal Dijejali Pemudik
Jum'at, 12 November 2004 | 15:12 WIB

TEMPO Interaktif, Indramayu: Puncak arus mudik yang melewati jalan tol Palikanci, Cirebon diperkirakan terjadi Jumat (12/11) malam ini. Perkiran ini disampaikan Kepala Jasa Marga Cabang Tol Palikanci, Hardjono, saat ditemui Tempo di pintu tol Plumbon, Jumat siang ini.

?Hal ini disebabkan pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat lebih menyukai perjalanan di malam hari. Selain itu beberapa kantor di Jakarta juga baru libur mulai hari ini,? kata Hardjono. Diperkirakan kenaikan arus kendaraan pemudik akan terjadi pada pukul 16.00 WIB hingga tengah malam.

Kamis (12/11) pukul 19.00 WIB terjadi kemacetan lalu lintas di beberapa titik jalan Pantura, Indramayu. Kemacetan yang terjadi di sepanjang Losarang hingga Jatibarang, mengakibatkan antrean kendaraan mencapai lebih dari 20 km. Akibatnya, kendaraan roda empat hanya bisa berjalan dengan kecepatan 5 km/jam. Bahkan pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua juga terjebak kemacetan.

Kapolres Indramayu, AKBP Jhoni Soeroto mengatakan kemacetan tidak dapat dihindari mengingat ruas jalan yang ada sangat tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang melewatinya. ?Ruas jalan yang ada sekarang ini sangat tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang lewat saat arus mudik, sehingga kemacetan lalu lintas tidak dapat dihindari,? tuturnya. Pada pukul 22.00 WIB, arus kendaraan dialihkan menuju jalur alternatif yaitu dari Subang menuju Cikamurang.

Namun berdasarkan pantauan Tempo, masih ada saja beberapa pemudik yang enggan melewati jalur alternatif dengan alasan buta terhadap kondisi dan peta jalan di jalur alternatif. Seperti dituturkan H Darmin (57 tahun) pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat dengan tujuan Yogya. ?Saat melewati daerah Karangsinom sebenarnya mobil ini sudah dialihkan ke jalur alternatif. Tetapi saya tidak mau, karena saya tidak tahu jalan-jalan di daerah alternatif tersebut,? tuturnya.

Kemacetan lalu lintas sendiri berangsur-angsur hilang saat akan memasuki subuh. Namun berdasarkan informasi terakhir yang diterima, kemacetan kembali terjadi pada pukul 07.00 WIB hingga berita ini diturunkan. Akibat kemacetan ini mobil-mobil box pengantar koran terbitan ibu kota juga terlambat masuk ke kota Cirebon sehingga koran-koran itu belum diterima sejumlah pelanggannya.

Berdasarkan pengalaman arus mudik tahun-tahun sebelumnya, kemacetan total justru akan terjadi pada Jumat malam ini tepatnya di pertigaan Karangampel disebabkan pertemuan kendaraan dari Cirebon, Jakarta dan arah Jatibarang. Tahun lalu antrean kendaraan karena kemacetan di daerah ini bisa mencapai diatas 10 km, namun sayangnya selalu luput dari perhatian.

Ivansyah ? Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gerbong KA Kertajaya Produksi INKA Madiun
Menteri Baru Tahu Kalau WC Kereta Dijejali Pemudik
Presiden Intruksikan Infrastruktur Perhubungan Siaga Satu
Menteri Ancam Cabut Trayek Bus yang Nakal
Awak Bus Naikkan Tarif Seenaknya
Menteri Perhubungan: Bus Yang Menurunkan Penumpang Ditengah Jalan, Ijinnya Akan Dicabut
Pemudik Mengaku Diperas Pengamen Di aerah Cirebon
Di Mataram, Mobil Patroli Keluar Masuk Kampung Cek Rumah Kosong
Kepadatan Lalau Lintas Jakarta Mulai Berkurang
Harga Bumbu Dapur Melonjak
> selengkapnya...


Website

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni)
PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP)
PT Garuda Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Eksekusi Rumah Dosen Ditunda
Olmert Tawarkan 450 Tahanan Palestina Menggantikan Shalit
Harga Eceran Elpiji Rp 98 ribu di Palangkaraya
BPKP Diharapkan Audit Pajak Penjualan Enam Perusahaan Batubara
Pangeran Harry Ingin Kembali ke Medan Tempur

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data