|
Nusa
Orang Mirip Rois Ditangkap di Merak
Rabu, 10 November 2004 | 14:18 WIB
TEMPO Interaktif, Merak:
Jajaran Polres Cilegon, Rabu (10/11) dinihari menangkap seorang yang mirip Rois alias Iwan alis Hendi alias Agaf, tersangka pelaku bom di kuningan Jakarta. Orang yang mirip Rois ini ditangkap di salah satu warung stasiun Kereta Api Pelabuhan Merak. Wakil Kepala Polres Cilegon, Kompol Panca Putra Simanjuntak membenarkan adanya penangkapan itu, “Foto Rois dengan orang yang kita tangkap benar-benar sama. Tinggal kami melakukan penyelidikan lebih lanjut lagi," katanya.
Menurutnya, penangkapan ini dilakukan setelah, Brigadir Priyono, anggota Polres Cilegon. Ia menerima laporan dari seorang penumpang kereta, bahwa ada seseorang yang gerak-geriknya mencurigakan tengah berada di sebuah warung kecil di Stasiun Merak. Sang pelapor menjelaskan orang yang mencurigakan itu berkopiah haji warna merah, mengenakan kemeja koko warna putih, celana hitam dan jaket hitam dengan sepatu sandal melakukan gerak gerik mencurigakan dan saat itu tengah minum kopi di warung lesehan, persis di sebelah kanan pintu gerbang stasiun.
Brigadir Priyono yang tengah berpatroli di sekitar pelabuhan kemudian mendekati orang yang dimaksud. "Ketika didekati tersangka tiba-tiba grogi sehingga ia langsung diamanakan petugas dan langsung dibawa ke pos polisi," kata Panca Putra. Saat digeledah, di dempet tersangka, petugas menemukan kartu tanda penduduka (KTP) yang habis masa berlakunya atas nama HN Hayuti dengan foto mirip tersangka. Sementra ada pula sebuah kartu pengenal sebuah pesantren di Kabupaten Lebak dengan nama Hayuti.
Sementara isi tas hitam milik tersangka yang digeledah polisi juga menemukan sebuah buku catatan yang slah satu isinya terdapat nomor telepon Azahari. Namun, tersangka menyangkal nomor tersebut adalah nomor Dr Azahari, tersangka teroris.
Panca Putra mengatakan,, ciri-ciri orang yang tertangkap memang sangat mirip dengan Rois yang fotonya terpampang paling kanan di poster foto yang disebar pihak kepolisian yaitu kepala botak dari jidat sampai ke atas ubun-ubun, alis mata tebal dan hidung pesek.
"Walaupun mirip perlu penyelidikan intensif supaya tidak salah tangkap," kata Panca. Salah satu yang membedakan orang tersebut dengan ciri-ciri yang disebarkan kepolisian adalah tinggi orang itu hanya 155 cm, sementara Rois mempunyai tinggi 170 cm, dan orang itu tidak mempunyai luka di mukanya sebagaimana informasi kepolisian tentang adanya bekas luka akibat ledakan bom itu. Dari pemeriksaan sementara, tersangka mengaku baru saja tiba di Pelabuhan Merak dari Lampung dan akan meneruskan perjalanan ke Lebak.
Faidil Akbar-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|