|
Jawa Timur
Menjelang Lebaran, Transfer Uang Buruh Migran Naik 550 Persen
Selasa, 09 November 2004 | 17:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jember: Menjelang Lebaran, jumlah transfer uang yang dikirim para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke wilayah Eks Karesidenan Besuki meningkat drastis hingga 550 persen. Peningkatan itu terungkap dalam catatan Bank Indonesia (BI) Jember selama Oktober 2004.
"Memasuki minggu terakhir bulan puasa ini, kami perkirakan, transfer dana dari para TKI/TKW ini masih akan terus meningkat," kata Kepala Bank Indonesia (BI) Jember Elang Tri Parptomo, kepada Tempo, selasa (9/11) siang.
Menurut data BI, di Kabupaten Banyuwangi, selama Oktober tahun ini, kenaikan transfer dana pekerja di luar negeri itu meningkat 293 persen. Jika rata-rata dana TKI pada semester I 2004 per bulan hanya Rp 10 miliar, maka selama Oktober ini melonjak hingga Rp 39 miliar.
Yang mengirimkan uang umumnya pekerja Indonesia di Malaysia, Arab Saudi, Hongkong, Singapura, Belanda, Kuwait, Jepang, Taiwan, Brunei, dan Abu Dhabi.
Sedangkan di Kabupaten Jember, kenaikan transfer dana TKI selama Oktober ini, sebesar 125,63 persen. Jika rata-rata transfer dana TKI pada semester I/2004 hanya Rp 6 miliar per bulan, maka selama Oktober naik menjadi Rp 13,5 miliar. Berdasarkan data sembilan bank petransfer di Jember, jumlah TKI yang berkirim uang ke Jember berjumlah 3.005 orang. Mereka berasal dari Malaysia, Arab Saudi, Hongkong, Singapura, Eropa, Amerika Kuwait, dan Australia.
Di Kabupaten Situbondo, jumlah transfer dana TKI selama Oktober hanya Rp 1,884 miliar. Meski demikian, jumlah ini naik 264 persen dari besarnya transfer rata-rata per bulan selama semester I/2004 yang hanya Rp 687 juta. Sebanding dengan besarnya transfer dana, jumlah TKI yang mengirimkan uang ke Situbondo hanya 598 orang. Mereka berasal dari Malaysia, Saudi Arabia, Kuwait, dan Jepang.
Disusul Kabupaten Bondowoso sebagai daerah penerima transfer, dana TKI terkecil di wilayah kerja BI Jember. Selama Oktober, para pahlawan devisa itu hanya berkirim uang Rp 1,139 miliar ke kota tape ini. Karenanya, kenaikan transfer dana TKI pun relatif kecil, hanya 65,63 persen dari rata-rata semester I/2004 yang hanya Rp 687 juta per bulan. Jumlah TKI yang mentransfer dananya pun hanya 394 orang, berasal dari Malaysia, Arab Saudi, Kuwait, Singapura, Hongkong, dan Amerika.
"Jumlah transfer dana TKI di awal November sampai lebaran nanti ini diperkirakan meningkat karena para TKI/TKW masih mungkin bakal gajian di akhir Oktober atau awal November ini. Sangat mungkin, satu orang TKI berkirim uang kepada keluarganya lebih dari sekali dalam sebulan," tambah Elang.
Mahbub Djunaidy - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|