Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Tengah

Titik Macet Pasar Tumpah Di Jawa Tengah
Selasa, 09 November 2004 | 11:40 WIB

TEMPO Interaktif, Semarang:Salah satu penyebab kemacetan di jalur mudik adalah adanya pasar tumpah. Dalam catatan Dinas Bina Marga, di Jawa Tengah terdapat 21 pasar tumpah sepanjang jalur pantura, jalur tengah dan jalur selatan.

Di jalur pantura, pasar tumpah terdapat di pasar induk Tegal, pasar Batang, pasar Cepiring (Kendal), pasar Karang Ayu dan Jatingaleh (Kota Semarang), pasar Bintoro (Demak), pasar Jambu Bol (Kudus), Kacang Garuda dan Dua Kelinci (Pati), pasar Babadan, pasar Karang Jati, pasar Ambarawa (Kabupaten Semarang).

Di jalur tengah, pasar tumpahterjadi di pasar Bumi Ayu (Slawi), pasar Ampel (Boyolali), pasar Tegal Gondo (Klaten), pasar Kartasura (Sukoharjo). Adapun di jalur selatan, pasar tumpah terjadi di pasar Sokaraja (Banyu Mas), pasar Sumpiuh, pasar Gombong, pasar Prembun dan pasar Kutoarjo (Kebumen).

“Pada siang hari, di titik pasar tumpah tersebut, pasti terjadi kemacetan, namun kemacetannya tidak total,” kata Kepala Sub Bagian Pengawasan Jalan dan Jembatan, Dinas Bina Marga Jawa Tengah, Madiyanto. Menurutnya, selain karena pasar tumpah, kemacetan juga sering aterjadi di Pasar Brebes, Tegal Pacipic Mal, Bumi Ayu (Slawi), dan Kaliwungu (Kendal). Untuk menghindari jalur tersebut, disarankan para pemudik hendaknya memanfaatkan jalur alternatif yang ada.

Memasuki H-5, jalur pantura Jawa Tengah sudah dipadati arus mudik, baik pengendara sepeda motor, mobil pribadi maupun dengan bus. Rombongan arus mudik dengan kendaran bermotor sudah mulai nampak. Mereka bergerombol antara 3 sampai 5 kendaraan. Di terminal induk Terboyo Semarang, arus kedatangan penumpang dari Jakarta mulai terasa padat, terutama pada pagi dan sore hari.

Sohirin

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Terminal Rawamangun Mulai Sibuk
Jasa Raharja Siapkan Pos Kesehatan Gratis Bagi Pemudik
Polisi Bekasi Buka Penitipan Barang Selama Masa Mudik
Terminal Pulo Gadung Mulai Padat
Penukaran Uang Receh Di Solo Capai Rp 2,2 Miliar Sehari
Presiden Akan Memberikan Pidato 1 Syawal 1425 H
Sutiyoso Distribusikan Beras Di Kepulauan Seribu
Libur Idul Fitri 14, 15, 16 November
Tol Cikopo Siapkan 9 Pintu Tambahan
Curah Hujan Tinggi, 14 Titik Rawan Longsor
> selengkapnya...


Referensi

Mudik Lewat Jalur Alternatif
Laporan Khusus Mudik Lebaran 2004
Pasar Tumpah di Hari Pasaran Menjelang Lebaran
> selengkapnya...

Website

Website Arus Mudik Polda Jawa Tengah
PT Kereta Api Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data