|
Nusa
Ulah Calo Resahkan Pemudik di Pelabuhan Merak
Senin, 08 November 2004 | 17:20 WIB
TEMPO Interaktif, Merak: Sejumlah pengurus perusahaan otobus (PO) mengeluhkan ulah calo di terminal Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten. Para calo selain ikut menarik ongkos kepada setiap penumpang di dalam bus, mereka juga memalak setiap bus yang akan masuk ke terminal.
Pengamatan Tempo, Senin (8/11) ulah calo di pelabuhan ini terlihat sangat agresif mencari penumpang yang baru menyeberang dari Bakauheni ke Merak. Aksi tarik menarik maupun menggiring secara kasar setiap penumpang bus sering terjadi. Tindakan ini menimbukan kejengkelan calon penumpang. Buntutnya banyak calon penumpang sering terlibat "perang mulut" dengan calo.
Selain itu, tarif bus antar kota di terminal ini tidak pasti. Bus jurusan Merak-Cirebon misalnya, yang biasanya hanya Rp 25.000 per orang kini naik menjadi Rp 40.000 per orang. ?Ini bukan keinginan kami, tapi buat calo-calo. Kalau tidak nurut kami tidak bisa masuk dalam terminal,? ujar Dayat, seorang kondektur bus jurusan Merak-Cirebon.
Dayat juga mengaku, calo di terminal Merak kadang nekad menarik ongkos ke para penumpang. ?Biasanya dari terminal, mereka ikut menarik ongkos hingga ke Cilegon. Uang yang diberikan kepada kami hanya Rp 25.000 per penumpang. Sedang mereka minta ke penumpang mencapai Rp 40.000,? katanya.
Sementara itu, suasana di pelabuhan penyeberangan hingga H-6 ini masih lenggang. Kendati demikian ratusan truk pengangkut sembako sejak Minggu malam hingga Senin pagi mulai memadati Merak
Kepadatan penumpang sempat terjadi Minggu malam. Data yang diterima dari PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) cabang Merak, jumlah pemudik Lebaran 2004 yang melalui pelabuhan Merak hingga H-6 mencapai 24.000 orang dan 4.700 kendaraan campuran. ?Jumlah ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 11.505 penumpang dan 3.098 kendaraan,? ujar Tedja, Manager Operasioal ASDP.
Faidil Akbar?Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|