|
Jawa Tengah
27 Titik di Pantura Jateng Rawan Kejahatan
Jum'at, 15 Oktober 2004 | 17:35 WIB
TEMPO Interaktif, Semarang: Untuk pengamanan selama Ramadhan hingga menjelang tahun baru mendatang, jajaran Polda Jateng akan menerjunkan sebagian besar kekuatannya. Puluhan titik rawan lalu lintas dan kejahatan di sepanjang jalur Pantura menjadi prioritas pengamanan.
Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jendral Chaerul Rasyid mengungkapkan hal ini kepada wartawan usai salat Jumat (15/10). "Kami sudah siapkan pos taktis dari seluruh kesatuan untuk pengamanan. Di tiap-tiap daerah rawan khususnya di wilayah pantura," kata Kapolda.
Dijelaskan Kapolda di wilayah Pantura Jawa Tengah terdapat 21 titik rawan lalu lintas yang berupa penyempitan jalan, rawan macet, jembatan rusak atau pasar tumpah. Disinyalir pula terdapat 27 titik daerah rawan kejahatan, terutama kejahatan yang dilakukan oleh bajing loncat seperti jalur antara Brebes-Batang dan Rembang-Pati yang cukup sepi. "Untuk itu saya perintahkan Resmob dan Brimob untuk tembak ditempat. Saya peringatkan pada masyarakat yang butuh sembako jangan coba-coba melakukan itu dan memaksa polisi melakukan tindakan itu," kata Kapolda.
Untuk pengamanan itu, katanya, kesatuan yang diturunkan tak hanya dari Polres atau Polwil masing-masing tetapi anggota Resmob, Brimob, penjinak bahan peledak. Terutama untuk memberantas para bajing loncat ini, kata mantan Kapolda Kalbar ini, tak diperlukan penembak jitu. Namun setiap anggota yang mengetahui ada kejadian langsung diperintahkan menembak di tempat. Tidak kurang dari 7 orang yang diduga bajing loncat, telah tertangkap di Kudus dan Rembang.
Pengamanan ini sendiri saat ini sudah mulai dilakukan oleh polisi di setiap polres di Jawa Tengah. Tinggal bantuan dari Polda akan segera diturunkan menjelang arus mudik.
Tak hanya para petugas di lapangan yang akan diturunkan, namun jajaran perwira di Polda Jateng, kata Chaerul Rasyid, akan diturunkan sejak H-4 hingga H+4. Sedangkan untuk pengaturan pengamanan sendiri dari Polda Jateng dipersiapkan sejak H-10.
Dian Yuliastuti - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|