|
Surabaya
Bank Jatim Bantah Beri Kredit Khusus pada Anggota DPRD
Jum'at, 01 Oktober 2004 | 17:48 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya: Bank Jatim membantah bahwa pihaknya sengaja memberi kredit khusus kepada anggota DPRD Jawa Timur. Menurut Kepala Divisi Kredit Bank Jatim, Abdul Latief, skim Kredit Multiguna tanpa agunan dengan plafon Rp 100 juta yang ditawarkan kepada anggota Dewan tidak disertai maksud politis. "Kami ini murni dagang, tidak ada maksud apa-apa," kata Latief kepada Tempo di ruang kerjanya, Jumat (1/10).
Latief membenarkan bahwa Kredit Multiguna itu tanpa agunan. Meski tanpa agunan namun tetap menggunakan
jaminan, yakni gaji anggota Dewan yang disalurkan lewat bank tersebut. Bagi anggota Dewan yang ingin menjadi nasabah, harus dilengkapi surat kuasa kepada Bank Jatim untuk memotong gaji yang bersangkutan sebagai angsuran setiap bulannya hingga kridit lunas. "Tidak betul kalau murni tanpa agunan, karena kita bisa disalahkan Bank Indonesia," imbuh Latief.
Latief menampik anggapan bahwa skim kredit tersebut hanya diberikan kepada anggota Dewan. Faktanya, sejak
1987 kridit itu telah dinikmati tak hanya oleh anggota legislatif saja, tapi juga pegawai negeri, pegawai
BUMN/BUMD, anggota TNI/ Polri, Pensiunan PNS dan pegawai swasta. Kekhususan skim ini hanya berlaku bagi
nasabah yang memiliki penghasilan tetap. Tentang bunga 10,5 persen, bagi Latief itu hal yang wajar. Pasalnya, di bank-bank yang lain bahkan ada yang berani memberikan bunga 7 persen.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota DPRD Jatim menolak tawaran kridit Bank Jatim dengan alasan
akan mengurangi independensi kepada bank milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut. Diantara penolakan datang daru Farid Al Fauzi dari PPP dan Ahmad Ruba\'i dari PAN.
Kukuh S. Wibowo - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|