|
Daerah Istimewa Yogyakarta
Bupati Kulonprogo Berencana Gugat Kalla Lines
Selasa, 28 September 2004 | 18:33 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Sampai saat ini, Bupati Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Toyo S Dipo, terus melakukan negosiasi dengan PT. Kalla Lines agar bangkai kapal Bumi Sarana yang tenggelam di pantai Congot segera diangkat. Jika negosiasi gagal, Pemerintah Daerah Kabupaten Kulonprogo berencana akan membawa kasus ini ke pengadilan. "Saya sudah memerintahkan bagian hukum (Pemda Kulonprogo) untuk menyiapkan segala sesuatunya," kata Toyo Dipo di Kulonprogo, DIY, Senin (27/9).
Toyo Dipo berharap agar PT. Kalla Lines sebagai pemilik kapal Bumi Sarana, segera mengangkat bangkai kapal dari dasar laut. Kapal Bumi Sarana tengelam di pantai Congot, Kulonprogo, 9 Juli 2001, dalam perjalanan dari Cilacap menuju Banjarmasin. Nahkoda dan awak kapal berhasil diselamatkan nelayan setempat. Tapi, muatan kapal berupa aspal curah kemudian mencemari perairan pantai setempat.
"Nelayan setempat juga sudah dirugikan karena banyak jaring yang rusak akibat tersangkut bangkai kapal. Belum lagi hasil tangkapan nelayan yang terus merosot di sekitar bangkai kapal. Itu sebabnya, kami menuntut agar bangkai kapal itu diangkat dari dasar laut. Jika hanya menuntut ganti rugi, sementara bangkai kapal masih di dasar laut, itu tidak menyelesaikan masalah," kata Toyo Dipo.
Heru CN - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|