Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Timur

Hasyim Muzadi akan Kembali Pimpin NU
Senin, 20 September 2004 | 12:25 WIB

TEMPO Interaktif, Malang: Setelah Pemungutan suara Pemilu Presiden Putaran kedua selesai, Calon Presiden dari PDIP KH Hasyim Muzadi akan memimpin kembali Nadhatul Ulama (NU). "Mulai besok (Selasa, 21/9), saya akan kembali memimpin PBNU karena masa non-aktif saya sudah habis," kata Hasyim kepada wartawan di kediamannya di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam Kota Malang usai mencoblos di TPS 27, Keluarahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang (20/9).

Menurut Hasyim, sesuai aturan, masa non-aktif sebagai Ketua umum PBNU karena mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden habis usai Pemilu Presiden Putaran II. Selasa (21/9), Hasyim akan melapor ke Rois Aam PBNU, KH Sahal Mahfud di Rembang untuk kembali menjalankan roda kepengurusan PBNU.

Setelah memimpin PBNU kembali, Hasyim yang akan dikerjakan pertama kali adalah mempersiapkan Muktamar NU ke 31 di Solo, Jawa Tengah. Persiapan tersebut berupa rapat gabungan antara Rois Syuriah dan Tanfidiyah pada tanggal 29 September serta Rapat Pleno PBNU pada 8-9 Oktober.

Menurut Hasyim, Muktamar yang akan diselenggarakan 28 Nopember-2 Desember harus disiapkan dengan baik karena merupakan Muktamar yang strategis. "Kita membangun NU ke depan, utamanya segi pendidikan, ekonomi kecil, kesehatan dan SDM," ujarnya.

Selama ini, ungkap Hasyim, NU banyak ketinggalan di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan dan SDM. "Terlalu berat ke politik praktis," katanya. Karena itu, NU harus dikembalikan ke masalah pengembangan masyarakat sipil. "Muktamar bisa dibilang sebagai take off NU baik secara nasional dan maupun international.\"

Artinya, secara nasional NU dapat diterima semua komunitas, baik pemikiran dan perilaku kebangsaan. Sedangkan secara international, NU telah menjadi pemimpin dari muktamar ulama dan cendekiawan muslim sedunia.

Dalam Muktamat nanti, ulama dunia dan para duta besar akan diundang dalam acara pembukaan. NU akan mengambil titik tengah dalam pergulatan barat-timur dalam pergulatan ideologi Islam.

NU, ujar Hasyim, akan mengambil titik tengah dalam pergulatan barat-timur dalam pergulatan ideologi Islam. Posisi ini telah mendapat rekomendasi dari ulama Islam di negara-negara Timur Tengah, termasuk ulama garis keras.

Bibin Bintariadi - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Megawati Mencoblos Sekitar Pukul 11.00 WIB
Dorodjatun: Pelaku Usaha Menunggu Hasil Pilpres II
Hamzah Maz Yakin Pasangan Mega-Hasyim Menang
Para Terpidana Bom Bali Menolak Gunakan Hak Pilih
Saksi-Saksi SBY-Kalla Dilarang Masuk ke TPS di Tabanan
Akbar Tandjung: Golkar Tidak Akan Terima Tawaran Menteri dari SBY-Kalla
Abu Bakar Ba'asyir Tidak Mencoblos
SBY Yakin Menang
Jusuf Kalla Prediksi Akan Peroleh 60 Persen Suara
Wiranto: Presiden yang Terpilih Agar Membahagiakan Rakyat
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu Presiden Putaran Kedua
Profil Megawati Soekarnoputri
Profil Susilo B. Yudhoyono
Profil Jusuf Kalla
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU Nomor 3 Tahun 1999 tentang Pemilihan Umum Presiden
> selengkapnya...

Website

Panitia Pengawas Pemilu
KPU
Pro SBY
Mega For President
Megawati-Hasyim Muzadi
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data