|
Jawa Timur
Hasan Telah Mengundurkan Diri dari PT Pertani
Kamis, 16 September 2004 | 22:05 WIB
TEMPO Interaktif, Kediri: Ahmad Hasan, pria yang disebut-sebut Kapolri Da'i Bachtiar sebagai salah satu peledak bom Kuningan Jakarta, sudah tidak lagi menjadi karyawan PT Pertani (Persero). Hal ini dijelaskan
Suparno, salah seorang staf di kantor PT Pertani
Cabang Kediri yang membawahi unit dan gudang PT
Pertani di wilayah Kota/Kabupaten Blitar, Kabupaten
Tulungagung dan Trenggalek. "Setahu saya, Ahmad Hasan telah mengundurkan diri secara tertulis dari PT Pertani sejak Juli 2004. Selama ini dia tercatat sebagai karyawan tetap PT Pertani dan pernah bertugas di Surabaya, Tulungagung dan Blitar," kata Suparno saat ditemui Tempo di kantor Cabang PT Pertani di Kediri di Jalan Penanggungan Kota Kediri, Kamis (16/9).
Menurutnya, kantor PT Pertani di Blitar merupakan
gudang PT Pertani,namun saat ini sudah tidak aktif
lagi.
Suparno mengaku tidak begitu mengenal Hasan karena
selama ini jika lelaki berperawakan pendek
agak gemuk itu bertandang ke PT Pertani Kediri untuk
urusan pekerjaan, terkesan tergesa-gesa. Selain itu Hasan tidak pernah bercakap-cakap dengan rekan-rekannya. Sebelum ditugaskan ke wilayah Kediri, Hasan tercatat sebagai pegawai PT Pertani, Surabaya.
"Pada 2000, Hasan pindah ke Kediri, lalu ke Tulungagung kemudian Blitar," jelas Suparno yang kemudian tidak bersedia lagi memberikan keterangan karena merasa tidak punya kewenangan.
Namun saat ditunjukkan foto Hasan yang dirilis Mabes
Polri, Suparno membenarkan bahwa foto Hasan tersebut
adalah foto rekannya yang bertugas di PT Pertani
Blitar.
Dwidjo U. Maksum - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|