|
Jawa Timur
Ibunda Tersangka Bom Kuningan Dites DNA
Rabu, 15 September 2004 | 22:01 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:Siti Muthmainah, ibunda tersangka bom bunuh diri Kuningan, Hasan, telah diambil sebagian darahnya untuk keperluan tes DNA.
Ia mengaku telah dipanggil polisi untuk mendatangi Polwiltabes Surabaya, 9 Septemmber malam, setelah siangnya terjadi ledakan bom di depan Kedubes Australia.
Kepada dirinya, kata Muthmainah, polisi mengatakan tes itu untuk sekadar mencocokkan darahnya saja. Polisi yang memeriksa Muthmainah juga memintanya agar tidak perlu panik dan berdoa mudah-mudahan mayat yang diperkirakan pelaku bom bunuh diri tersebut bukan anaknya, Hasan.
Ketika Tempo berkunjung ke rumahnya di Banyuurip Kidul Gang VI No 6 C, Muthmainah yang baru saja ditinggal mati suaminya 21 Agustus lalu tidak mengetahui secara pasti, apakah Hasan termasuk yang meninggal dalam kasus bom itu. Ia mengaku, sejak sekitar dua bulan lalu, Hasan tidak pernah lagi menjalin kontak dengan keluarga.
Hasan, yang memiliki nama lengkap Mohammad Hasan ini lahir di Surabaya tahun 1971. Ia adalah Kepala Cabang PT (Persero) Pertani di Blitar. Sebelumnya, ia adalah Kepala Cabang PT Pertani di Tulungagung. Hasan memulai karir bekerja di PT Pertani di Jalan Embong Sawo Surabaya, kemudian pindah ke Jombang dan Kediri.
Hasan adalah lulusan dari Universitas 45 Surabaya. Pendidikan menengah ditempuh di MAN (Madrasah Aliyah Negeri) di Jalan A. Yani, Surabaya. Ia menikah dengan perempuan asal Kraksaan, Probolinggo yang bernama Rubiyah sekitar tujuh tahun lalu. Dari pernikahannya ini, pasangan ini mendapatkan dua anak.
Sunudyantoro - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|