Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Timur

Keluarga Munir Menunggu Hasil Otopsi
Senin, 13 September 2004 | 14:31 WIB

TEMPO Interaktif, Batu:Untuk Sementara sampai hasil otopsi keluar, keluarga menilai kematian Munir sebagai kematian yang wajar disebabkan oleh suatu penyakit. "Untuk sementara, kematian almarhum (Munir) kita anggap wajar karena sakit sampai hasil otopsi keluar," kata Rasyid kepada wartawan usai pemakaman jenazah Munir di Kota Batu, Minggu (12/9).

Menurut Rasyid, berdasarkan keterangan Pihak penerbangan Garuda Indonesia Airlines (GIA), saat menderita sakit dalam perjalanan menuju Belanda, a ktivis hak asasi manusia (HAM) dan Direktur Imparsial Munir dirawat oleh dr Tarmidzi Tahir. Dr Tarmidzi Tahir adalah dokter Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta yang saat itu berada dalam satu pesawat bersama Munir.

Rasyid mengemukan, hasil otopsi diperkirakan akan keluar minggu depan. Keluarga telah sepakat akan mendiskusikan hasil otopsi tersebut dengan Imparsial dan lembaga-lembaga penegakan HAM lainnya. Rasyid berjanji akan mempublikasikan apapun hasil otopsi tersebut dan langkah yang akan diambil.

Bibin Bintariadi - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data