|
Serang
Warga Serbu Pegadaian
Senin, 07 Juni 2004 | 14:17 WIB
TEMPO Interaktif, Serang:Menjelang tahun ajaran baru 2004/2005 Perum Pegadaian Cabang Serang, Banten, diserbu masyarakat yang terdesak kebutuhan uang tunai untuk mendaftar sekolah. Perum Pegadaian menjadi pilihan karena persyaratannya dinilai mudah dan bunganya ringan.
Berdasarkan pemantauan Tempo News Room, sebagian besar
masyarakat yang menggadaikan barang adalah ibu rumah
tangga yang membutuhkan dana untuk persiapan
pendaftaran sekolah anak mereka. Barang yang
digadaikan kebanyakan perhiasan emas, seperti gelang,
cincin, dan kalung. Namun, ada juga yang menggadaikan
kain dan barang-barang elektronik lainnya.
"Saya menggadaikan perhiasan untuk persiapan biaya
pendaftaran anak sekolah. Kalung itu beratnya 10 gram
dan menurut petugas pegadaian nilainya sekitar Rp
150.000,“ kata Krisanti yang datang mengadaikan
kalungnya Kantor Pegadaian di Jl Diponegoro Serang,
Senin (7/6).
Menurut mereka, bunga yang dikenakan kepada nasabah
tidak terlampau besar, hanya 1,75 persen per 15 hari.
Bunga ini memang lebih besar dibandingkan bunga kredit
dari bank yang berkisar 18 persen per tahun atau
rata-rata 1,5 persen per bulan.
Namun, untuk mendapatkan kredit dari bank lebih sulit
dibandingkan dengan Perum Pegadaian, karena harus
menyertakan jaminan barang tidak bergerak berupa tanah
atau rumah. Selain itu, uang pinjaman dari bank
pencairannya paling cepat satu minggu setelah
mengajukan permohonan.
Kepala Humas Pegadaian Serang Hendarwin yang ditemui
di kantornya, mengatakan, saat ini dalam satu hari
pihaknya bisa melayani peminjaman sekitar 100 hingga
150 orang. Pada hari-hari biasa, kantor ini hanya
melayani peminjaman sekitar 50 hingga 70 orang.
Hendarwin mengatakan, peningkatan jumlah nasabah itu
dimulai pada akhir Mei dan diperkirakan akan terus
berlanjut sampai Agustus nanti. "Bulan Juli masih
banyak masyarakat perlu biaya tambahan, termasuk biaya
sekolah." katanya
Faidil Akbar – Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|