|
Yogyakarta
Debat Cawapres di UGM Diboikot Wartawan
Senin, 31 Mei 2004 | 18:24 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Debat calon wakil presiden (cawapres) yang menampilkan Siswono Yudo Husodo dan Sholahuddin Wahid, Senin (31/5), diboikot oleh wartawan. Rencananya, debat tersebut juga menampilkan Yusuf Kalla yang menjadi cawapres Susilo Bambang Yudoyono. Namun sampai pelaksaan debat dimulai, Yusuf Kalla tidak hadir.
Acara debat itu digelar di auditorium Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada mulai pukul 14.30 WIB. Debat cawapres dipandu oleh pimpinan Fakultas Pertanian UGM. Hanya saja, para wartawan membatalkan meliput acara tersebut karena panitia bersikap kaku kepada wartawan.
Bagus Kurniawan, wartawan Detik.com mengatakan, para wartawan sebenarnya sudah berniat meliput kegiatan debat cawapres itu. Hanya saja, semua wartawan akhirnya memilih meninggalkan arena debat karena panitia melarang wartawan masuk ke lokasi debat.
"Kita dilarang masuk kalau tidak membawa surat undangan. Meski sudah menunjukkan kartu pers, tetap tidak diperbolehkan masuk. Lha kalau ditanya surat undangan, kita tidak punya karena kita datang ke sini setelah diberitahu oleh Rektor UGM," kata Bagus.
Panitia yang melarang wartawan meliput debat cawapres adalah para mahasiswa UGM. Mereka, kata Bagus, selain meminta menunjukkan surat undangan juga memaksa agar meninggalkan tas di luar ruangan. "Tapi saat saya tanya apakah bisa menjamin tas saya tidak hilang, mereka hanya geleng-geleng. Ya bagaimana, tasnya isinya kamera, tape dan lain-lain," kata Bagus.
Wartawan Radar Jogja, Ela, menambahkan, panitia sangat arogan karena melarang wartawan masuk ke ruangan. Padahal, kata dia, petugas kepolisian yang mengawal para cawapres itu tidak mempersoalkan. "Daripada meliput dengan hati yang tidak nyaman, mending pulang," kata dia.
Siswono Yudo Husodo, sebelum tampil dalam debat cawapres terlebih dahulu melakukan soft campaign bersama Amien Rais di gedung Graha Sabha Permana UGM, pukul 11.00 hingga pukul 13.00 WIB. Pagi harinya pukul 09.00, Siswono menjadi pembicara dalam dialog di Kampus Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta.
Sementara itu, Sholahuddin Wahid, Senin pagi menjalani pemeriksaan karena dituduh mencuri start kampanye di Semarang, Jawa Tengah.
Syaiful Amin - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|