|
Jawa Timur
Hasyim Lakukan Pertemuan Tertutup di Jatim
Kamis, 20 Mei 2004 | 18:11 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya:Calon wakil presiden (cawapres) KH Hasyim Muzadi, melakukan pertemuan tertutup selama dua jam lebih dengan pengurus wilayah dan cabang NU se-Jawa Timur, di ruang Bir Ali, Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Kamis (20/5).
Hadir dalam pertemuan itu sejumlah kiai berpengaruh di Jatim, di antaranya KH Zainudin Jasuli (Pimpinan Ponpes Al Falah, Ploso, Kediri), KH Mashudi (Madiun), KH Fawaid As'ad Syamsul Arifin (Pimpinan Ponpes Salafiyah Syafi'iyah, Situbondo), KH Masduki Mahfudz (Malang), KH Agus Masyhuri (PP Bumi Salawat Tulangan, Sidoarjo), KH Miftahul Akhyar (Surabaya) dan KH Husni (Lumajang).
Sedianya pertemuan itu adalah rapat koordinasi cabang NU se-Jatim dalam rangka persiapan kunjungan ke bawah. Tapi Hasyim membantah kehadirannya untuk menarik gerbong NU ke wilayah politik praktis. "NU Jatim ngundang cabang, minta saya untuk menjelaskan pencapresan dan pencawapresan. Ini tanggung jawab saya. Saya datang karena diundang. Masalah didukung atau tidak terserah orang NU ajalah gak usah gawat-gawat," kilahnya sambil tersenyum.
Hasyim menolak keras dirinya dianggap melibatkan organisasi NU. Dia berjanji tak akan menggunakan NU sebagai mesin politiknya meraih kursi kekuasaan. "Tidak (menyeret NU ke politik praktis), kecuali saya berkampanye menggunakan nama NU. Saya diminta memberikan penjelasan apa salahnya," tandasnya bersungut-sungut.
Dalam pertemuan itu, sejumlah kiai diminta berpidato secara bergantian. Soleh Hayat, Wakil Ketua PWNU Jatim, mengklaim semua kiai yang hadir mendukung Hasyim. Bahkan empat cabang yang mewakili cabang se-Jatim menegaskan akan habis-habisan mendukung Hasyim menuju RI-2. Empat cabang itu masing-masing Sampang, Probolinggo, Madiun dan Mojokerto.
Dalam sepekan ini sudah empat kali Hasyim datang ke Jatim. Minggu malam lalu Hasyim bertemu dengan warga Madura di Surabaya Utara, dua hari kemudian Hasyim mendampingi Mega ke Bangkalan Madura dan malamnya mengisi pengajian Maulid Nabi yang di gelar Harian Memorandum.
Pada 29 Mei mendatang Hasyim dijadwalkan berceramah dihadapan da'i-da'iyah NU se-Jatim di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya. Lalu pada 30 Mei nanti Hasyim akan melakukan peletakan batu pertama dan sambutan peresmian pembangunan kantor wilayah NU Jatim di Surabaya.
Sementara Ketua PWNU Jatim KH Ali Maschan Moesa yang secara pribadi terang-terangan akan mendukung Hasyim menyatakan hasil pertemuan itu, pertama untuk menyukseskan Pemilu 2004. Banyaknya capres dan cawapres dari kader NU dianggap sebagai rahmat bagi NU.
Selain itu dalam pertemuan itu juga diminta pada warga NU agar memilih kandidat yang diyakini akan memperjuangkan NU. "Tadi semua nyebut Hasyim. Itu mereka sendiri secara pribadi," jelas Ali sambil tersenyum.
Mengapa Hasyim? Alasannya dari para capres dan cawapres yang lolos di KPU diyakini hanyalah Hasyim yang dianggap kader terbaik NU.
Adi Mawardi - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|