|
Jawa Tengah
Anshor Jateng Berharap Kiai Keluarkan Tausiah
Senin, 10 Mei 2004 | 15:05 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Banyaknya tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang maju menjadi calon wakil presiden hanya membingungkan jamaah NU. Para kiai diharapkan segera membuat tausiah agar tidak muncul gejolak di tingkatan akar rumput akibat perebutan pengaruh yang dipastikan akan dilakukan oleh tokoh NU yang saat ini sudah pasti sedang bersaing menuju kursi kekuasaan.
"Kalau tidak segera ada kepastian, akar rumput pasti bingung siapa yang akan dipegang," ujar Ketua DPW Gerakan Pemuda Anshor Jawa Tengah Mufid Rahmat, Senin (10/5).
GP Anshor Jawa Tengah sendiri belum bersikap terhadap perkembangan politik menjelang pemilihan presiden dan wakil presiden sebagaimana yang dilakukan GP Anshor DI Yogyakarta yang mendesak agar Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi dan Ketua PBNU Solahuddin Wahid mundur dari struktur kepengurusan.
"Kami tidak ingin buru-buru, kalau meminta mundur dasarnya apa belum kami temukan, demikian juga kalau mendukung. Yang pasti menunggu dulu kepastian Gus Dur karena kalau lolos semua kekuatan NU akan all out untuk Gus Dur," tambahnya.
Sikap menunggu juga dilakukan oleh DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah. Menurut Ketua PKB Jawa Tengah Hussien Syifa, sejauh ini kader partai di daerah masih melihat perkembangan politik yang selalu mengalami perubahan.
Menurutnya, sebelum ada putusan akhir dari KPU mengenai nasib pencalonan Gus Dur maka PKB Jawa Tengah masih berpegang pada hasil Mukernas yang menetapkan Gus Dur sebagai calon presiden. "Mungkin kalau Gus Dur tidak lolos, PKB akan mendukung Gus Solah," ujarnya.
Hal tersebut meneguhkan pernyataan dari Solahuddin Wahid, yang digandeng Partai Golkar untuk menjadi pasangan Wiranto. Menurut adik Gus Dur ini, PKB sepakat untuk memenangkan dirinya dengan Wiranto, tetapi dengan catatan, kalau Gus Dur memang benar-benar terganjal tidak bisa menjadi capres.
Selain Jawa Timur, daerah Jawa Tengah dikenal sebagai basis kuat NU dan PKB. Tidak heran apabila berbagai tim sukses pasangan capres-wapres pun bergerilya di wilayah ini untuk mendapatkan dukungan.
Menurut Mufid, hal ini akan menjadi potensi konflik, oleh karena itu dirinya berharap para kiai segera mengeluarkan tausiah untuk memperjelas sikap apa yang harus diambil para jamaah NU. "Biar ndak bingung. GP Anshor dalam waktu dekat juga akan mengambil sikap, termasuk akan memberikan dukungan kepada siapa," tandasnya.
Imron Rosyid - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|