Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Solo

Solidaritas Kasus UMI Berlangsung di Solo
Minggu, 02 Mei 2004 | 20:56 WIB

TEMPO Interaktif, Solo: Aksi massa untuk solidaritas tragedi di Universitas Muslim Makasar (UMI) juga berlangsung di Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/5) petang. Aksi yang dilakukan Gerakan Pemuda Islam (GPI), MMI (Majelis Mujahidin Indonesia) Solo serta santri Ponpes Al Mukmin Ngruki ini diwarnai dengan pengeroyokan terhadap Kapolresta Solo, AKBP Drs. Lutfi Lubihanto.

Massa yang berjumlah sekitar 300 orang bergerak dari Lapangan Kartopuran menuju Mapolwil Solo yang berjarak sekitar 4 kilometer. Aksi ini juga diwarnai pengrusakan pagar besi Mapolwil. Kapolresta Solo yang saat itu berada di samping pengunjuk rasa dikeroyok beberapa pengunjuk rasa yang tampak emosi. Ia berulangkali mencoba menenangkan massa namun tidak digubris. Bahkan perwira menengah Polri ini terkena pukulan di bagian wajah dan kepalanya.

Melihat kejadian itu, beberapa pimpinan pengunjuk rasa berusaha mencegah massa dan melindungi Kapolresta dengan membawanya masuk ke halaman Mapolwil. Kejadian ini nyaris menimbulkan bentrokan antara personel polri dari Perintis Sabhara yang sejak semula berjaga-jaga di halaman Mapolwil dengan para pengunjuk rasa.

Melihat komandannya dikeroyok, sejumlah personel perintis sabhara merangsek maju ke arah pengunjuk rasa. Personil Polri lengkap dengan tameng dan pentungan ini berusaha memukul para pengunjuk rasa. Beberapa pengunjuk rasa juga sempat terkena pentungan. Sejumlah pengunjuk rasa membalas dengan lemparan batu.

Kapolresta yang dibantu beberapa perwira langsung berusaha meredam anak buahnya untuk menghentikan pemukulan terhadap pengunjuk rasa. Mereka tidak ingin kejadiaan di Makassar terulang kembali. Para personel perintis sabhara kemudian diminta mundur dam masuk lagi ke halaman belakang Mapolwil.

Hal serupa juga dilakukan para pimpinan pengunjuk rasa. Mereka berusaha meredam emosi massa untuk tidak terpancing dengan provokasi. Mereka kemudian tetap menggelar orasi yang berisi kecaman terhadap Kapolri Jenderal Pol Da?i Bachtiar dan jajarannya dalam peristiwa anarki di UMI Makasar. Selain itu, para pengunjuk rasa juga mengecam tindakan Kapolri yang menahan Abu Bakar Ba?asyir. Setelah cukup berorasi, massa membubarkan diri menuju Ponpes Al Mukmin Ngruki.

Namun setiba di perempatan Sriwedari, terjadi aksi pengroyokan yang dilakukan para pengunjuk rasa terhadap dua pemuda yang bernama Lukman, 17 tahun, warga Bratan, Laweyan, Solo, dan Yudhistira, 18 tahun, warga Penumping, Laweyan, Solo. Kejadian ini bermula ketika rombongan pengunjuk rasa lewat di perempatan itu, tiba-tiba kedua pemuda yang berboncengan sepeda motor itu memotong jalan mereka. Kedua korban lantas dilarikan ke Rumah Sakit Kasih Ibu Solo karena luka-luka.

Kapolresta Solo ketika dikonfirmasi menyatakan, dirinya tidak mempermasalahkan aksi pemukulan itu. Ia memaklumi emosi para pengunjuk rasa yang sebagian besar masih berusia remaja. "Ya saya melihat siapa mereka itu. Kebanyakan kan masih anak-anak, maklum mereka kan emosi. Kita tidak akan mengambil tindakan kepada mereka, kita lihat dulu eskalasinya," paparnya.

Anas Syahirul - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gus Dur Kutuk Kekerasan Polisi di Kampus UMI
Kronologi Penyerbuan ke Kampus UMI
Mahasiswa Sulsel Kutuk Penyerbuan ke Kampus UMI
Aliansi Mei Tuntut Pengusutan Penyerbu Kampus UMI
Mahasiswa dengan Polisi Bentrok
42 Pendukung Ba'asyir Ditangkap Polisi
Kampanye PDIP di Yogyarta Rusuh
Puluhan Warga Terluka Menuntut Bupati Kampar Turun
Dua Mahasiswa Diperiksa Terkait Bentrokan di MA
Warga Palu Bentrok dengan Polisi
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Penyerbuan ke Kampus UMI

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [5]


Berita Terakhir

Pengibaran Bendera Bintang Kejora Tak Terkait Sentimen Agama
Pengibar Bendera Bintang Kejora Dikenai Tuduhan Makar
41 Pengibar Bendera Bintang Kejora Ditangkap
Polres Pasuruan Dirikan Posko Pengaduan Pemilu
PMI Kabupaten Malang Kahabisan Kantong Darah

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data