|
Jawa Tengah
Ba'asyir Dipindah ke Mabes Polri, MMI Solo Unjuk Rasa
Jum'at, 30 April 2004 | 22:29 WIB
TEMPO Interaktif, Surakarta: Sekitar 200 orang, massa pendukung Abu Bakar Ba'asyir yang menamakan dirinya Keluarga Besar Majelis Mujahidin Islam melakukan aksi protes terhadap penangkapan Ba'asyir, Jumat (30/4) malam. Aksi ini adalah ketiga kalinya berlangsung selama Jumat ini di tempat yang sama, di depan Markas Kepolisian Wilayah Surakarta.
Ketika datang, massa langsung membuat barikade sepeda motor. Peti jenazah bertuliskan Da'i Bachtiar dan antek-anteknya diletakkan di depan massa dengan taburan bunga. "Kami hanya menggelar doa bersama agar Kapolri mendapat hidayah dari Allah, sehingga tidak menangkapi ulama seperti yang dilakukan tadi pagi," kata Kholid Saifullah, koordinator aksi.
Tampak, kepolisian Surakarta membiarkan aksi itu. Padahal, seperti dikatakan Kepala Kepolisian Resor Solo, Ajun Komisaris Besar Polisi Lutfi Luhbianto, "saya juga berdoa, tapi tidak di jalan raya seperti ini". Walau demikian, menurut Lutfi, polisi tidak akan mengambil tindakan represif dan jika ada masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya penggunaan jalan umum itu, sudah merupakan penilain masyarakat terhadap kelompok pengunjuk-rasa itu.
Dari pengamatan TNR, walau kegiatan disebut sebagai gelar doa bersama, tapi nyaris tidak ada ucapan-ucapan doa yang dilontarkan massa. Massa justru terus-menerus mengutuk polisi, khususnya Kapolri yang diangapnya sebagai Dajjal. Hanya sesekali, massa melontarkan "kur tahlil" ataupun teriakan "Allaahu Akbar" saat orator melakukan agitasi. Masa juga membakar ban bekas dan peti jenazah tadi di tengah jalan. Walau tidak jelas apa maksudnya, tampak massa mengiringinya dengan lantunan "Lailaha illallah".
Menurut Kholid Saifullah, aksi tidak akan berhenti pada malam ini saja. Aksi lebih besar akan dilangsungkan saat rekan-rekan mereka pulang dari Jakarta. "Polisi sudah membuat kesalahan besar yang dapat memicu revolusi sosial atau yang dalam pemahaman islam disebut Jihad," kata Kholid.
Imron Rosyid - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|