|
Jawa Timur
Sejuta Tandatangan Dikumpulkan untuk Mendukung Gus Dur
Jum'at, 30 April 2004 | 22:03 WIB
TEMPO Interaktif, Surabaya: Pendukung Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, berujuk-rasa di Surabaya, Jumat (30/4). Massa menuntut surat keputusan (SK) Komisi Pemilihan Umum (KPU) nomor 26/2004 untuk dibatalkan, karena dianggap melanggar HAM.
Rencananya, massa yang menamakan dirinya Barisan Pendukung Gus Dur For President itu akan menggelar 500 meter kain di lima titik di Kota Surabaya untuk mengumpulkan sejuta tandatangan warga sebagai dukungan terhadap Gus Dur. Aksi mencari dukungan tanda-tangan dimulai dengan membentangkan sepuluh meter kain putih di perempatan Jalan Pemuda, Surabaya. Alhasil, satu persatu pengguna jalan berhenti dan membubuhkan tandatangan untuk mendukung pencalonan Gus Dur sebagai presiden.
"Gus Dur ok, perjuangkan wong cilik," kata Adi, mahasiswa ITATS, dalam tulisannya di kain putih itu. Ada lagi kata-kata lain, seperti yang dituliskan Hasanudin dari Arek Sakera, "Terus maju Gus. Kami selalu mendukungmu sampai kapanpun, agar demokrasi tetap jaya di tanganmu". Usai menorehkan tanda-tangannya, kepada TNR Mada berkata, "Gus Dur itu orang yang bijak". Selain di perempatan Jalan Pemuda, kain tempat tanda-tangan juga akan dibentangkan di terminal Bungurasih, Terminal Bratang, Tugu Pahlawan, Jalan Sulawesi dan Pasar Nyamplungan. "Target kami adalah mendapatkan sejuat tanda-tangan," kata Alexander, Humas pendukung Gus Dur.
Selain menuntut SK KPU dibatalkan, dalam pernyataan sikapnya yang dibagi-bagikan kepada pengguna jalan, massa pendukung Gus ur itu juga menyatakan, menolak kembalinya orde baru jilid dua lewat pemilihan presiden 5 Juli mendatang. Selain itu, tuntutan juga disampaikan terhadap penegakan supremasi sipil dalam pemilihan presiden dan menghimbau masyarakat untuk menghindari dan mencegah konflik horisontal serta menciptakan suasana tenang.
Adi Mawardi - Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|