Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Timur

Presiden Akan Resmikan Kereta Sidoarjo-Surabaya
09 Pebruari 2004

TEMPO Interaktif, Surabaya:Sore nanti, sekitar pukul 15.45 WIB, Presiden Megawati Soekarnoputri akan meresmikan penggunaan kereta api (KA) komuter (ulang-alik) jurusan Sidoarjo–Surabaya.

Bersamaan dengan peresmian itu, di Surabaya, Walikota Surabaya Bambang Dwi Hartono juga akan melepaskan keberangkataan kereta yang sama untuk jurusan Surabaya–Sidoarjo di Stasiun Semut, Surabaya.

Menurut Edy P. Sagala, Kepala Sub Dinas Hubungan Darat Dinas Perhubungan Jawa Timur, peresmian yang dilakukan Presiden Megawati tersebut sekaligus menandai dioperasikannya kereta komuter jurusan Sidoarjo-Surabaya.

Untuk menarik minat masyarakat, selama tiga hari kereta tersebut digratiskan. Baru mulai 12 Februari nanti, penumpang kereta tersebut akan dipungut karcis Rp 2.000 untuk sekali jalan. "Ongkosnya lebih murah ketimbang naik angkutan mobil," kata Edy kepada Tempo News Room, Senin (9/2) pagi.

Kereta komuter Sidoarjo-Surabaya dirancang setahun lalu oleh Pemprov Jawa Timur bersama PT KAI, Pemerintah Kota Surabaya, dan Pemerintah Kabupataen Sidoarjo untuk mengatasi kemacetan di Jalan A. Yani, jalan utama di Surabaya yang menghubungkan antara Kota Surabaya dan Sidoarjo.

Menurut Bupati Sidoarjo, Wien Hendarso, kerita komuter tersebut diharapkan bisa mengubah kebiasaan warga Sidoarjo untuk menggunakan kereta api. Saat ini penduduk Sidoarjo berjumlah 1,6 juta orang dan 30 persen di antaranya bekerja di Surabaya dengan mengendarai sepeda motor dan mobil.

Menurut Edy, untuk mengangkut penumpang, PT KAI menyediakan tiga set (satu set terdiri dari empat gerbong) dengan delapan kali pemberangkatan dari Sidoarjo maupun dari Surabaya.

Untuk keperluan ini, sepanjang rel KA Sidoarjo – Surabaya dilengkapi sembilan stasiun mulai dari Buduran, Aloha-Waru (Sidoarjo) sampai di Siwalankerto, Giant Hypermarket, dan berakhir di Stasiun Semut. Kereta komuter ini beroperasi mulai pukul 06.00 sampai pukul 19.00.

Zed Abidien – Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

PT KAI Terima Hibah 4 Set KRL
Mahasiswa Kampanyekan Keamanan Transportasi
ITC Janji Selesaikan Monorel Bekasi-Tangerang
M-Trans Setuju Bangun Dua Jalur Monorel Bersamaan
KPPU Batalkan Kesepakatan Tarif Patas AC

 
Berita jawamadura Lainnya

Umat Islam Solo Demo Kasus Ambon
(Selasa, 27/04/2004 | 16:34 WIB)
Ketua DPC PKS Tewas Tertembak di Ambon
(Senin, 26/04/2004 | 20:10 WIB)
Ribuan Karyawan Wastra Indah Berdemo
(Senin, 26/04/2004 | 18:37 WIB)
Ketua KPU Jember Diadili
(Senin, 26/04/2004 | 17:20 WIB)
Hidayat: PKS Tidak Akan Masuk Kabinet
(Senin, 26/04/2004 | 14:43 WIB)
Puluhan Hektare Sawah di Bojong Genteng Terendam Banjir
(Minggu, 25/04/2004 | 19:12 WIB)
Texmaco Tidak Bayar Gaji Karyawan
(Minggu, 25/04/2004 | 15:55 WIB)
Kidang Pananjung Rawan Longsor Susulan
(Jum'at, 23/04/2004 | 18:17 WIB)
Jalur Selatan Cianjur Lumpuh Total Akibat Longsor
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:43 WIB)
Mabes Polri Tetapkan 8 TO Baru Di Poso
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:21 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data