Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Barat

BPS Cirebon Belum Bisa Tentukan Jumlah Hak Pilih
19 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Cirebon: Lantaran data jumlah penduduk yang berhak memilih pada pemilihan umum (Pemilu) 2004 selalu berubah-ubah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon mempertanyakan Badan Pusat Statistik (BPS). Padahal pelaksanaan Pemilu sudah di depan mata. "Data dari BPS sudah 3 kali berubah, sehingga KPU kesulitan menggunakan data mana yang paling valid," kata Darumakka, Ketua KPU Kota Cirebon, kepada Koran Tempo, Senin (19/1).

Pada 9 Januari 2004, data yang diberikan BPS menunjukkan jumlah hak pilih di kota Cirebon sebanyak 189.816. Lalu, pada 12 Januari 2004 berubah menjadi 190. 522 dan pada 15 Januari menjadi 190.891. "Perubahan dalam waktu singkat itu sangat menyulitkan KPU dalam menyusun tempat pemungutan suara (TPS)," kata Darumakka. Desakan juga datang dari Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Cirebon, Citoni. BPS diminta segera mendata ulang jumlah penduduk untuk diketahui secara pasti jumlah penduduk Kota Cirebon yang berhak mengikuti Pemilu 2004.

Menurut Drs. Asep Arifin Masyur, Ketua BPS Kota Cirebon, perubahan data dan selisih jumlah itu diakibatkan masih terdapatnya penduduk yang belum terdata, terutama dari kalangan tunawisma. "Itulah sebabnya, mengapa sampai terjadi selisih jumlah penduduk tiap harinya," kata Masyur. Sehingga, tidak dapat dipastikan apakah data yang diberikan BPS sudah merupakan hasil final atau belum.


Ivansyah - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

90 Persen Caleg Lumajang Terancam "Gugur"
ICW Tak Gegabah Umumkan Politisi Busuk
Panwaslu Selidiki Jalan Sehat PDIP Pasuruan
Kampanye Antipolitisi Busuk Investasi Jangka Panjang
MTI Tawarkan Kerja Sama Awasi Dana Kampanye

 
Berita jawamadura Lainnya

Umat Islam Solo Demo Kasus Ambon
(Selasa, 27/04/2004 | 16:34 WIB)
Ketua DPC PKS Tewas Tertembak di Ambon
(Senin, 26/04/2004 | 20:10 WIB)
Ribuan Karyawan Wastra Indah Berdemo
(Senin, 26/04/2004 | 18:37 WIB)
Ketua KPU Jember Diadili
(Senin, 26/04/2004 | 17:20 WIB)
Hidayat: PKS Tidak Akan Masuk Kabinet
(Senin, 26/04/2004 | 14:43 WIB)
Puluhan Hektare Sawah di Bojong Genteng Terendam Banjir
(Minggu, 25/04/2004 | 19:12 WIB)
Texmaco Tidak Bayar Gaji Karyawan
(Minggu, 25/04/2004 | 15:55 WIB)
Kidang Pananjung Rawan Longsor Susulan
(Jum'at, 23/04/2004 | 18:17 WIB)
Jalur Selatan Cianjur Lumpuh Total Akibat Longsor
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:43 WIB)
Mabes Polri Tetapkan 8 TO Baru Di Poso
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:21 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data