Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Surabaya

Panwaslu Sidoarjo Laporkan Enam Caleg ke Polisi
15 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Surabaya: Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, melaporkan enam orang calon legislatif ke Polisi, Rabu (14/) sore dan Kamis (15/1) siang. Para caleg yang dilaporkan ke polisi itu adalah DS (PDIP), FS (PDIP), S (PDIP), MH (PDIP), ER (Partai Golkar) dan IS (PKB).

Kasus tersebut sebenarnya telah mencuat sejak seminggu lalu, namun karena masih mengkaji kebenaran bukti dan saksi, Panwaslu baru membawanya ke kepolisian kemarin dan hari ini.

Menurut anggota Panwaslu Sidoarjo, Mohammad Ma'ruf, lima orang caleg dilaporkan karena terindikasi menggunakan ijasah palsu sedangkan satu orang lainnya terkait kasus asusila, yakni berbuat serong dengan
perempuan yang bukan isterinya. "Semua kasus itu berasal dari pengaduan masyarakat yang langsung kami
tindaklanjuti," kata Ma'ruf kepada Tempo News Room.

Panwaslu Sidoarjo menemukan kejanggalan pada masing-masing ijasah yang dipakai untuk mendaftarkan
diri sebagai caleg. Misalnya, ada yang mencantumkan nama orang tua kandung berbeda di ijasah SD dan SMP.
Kejanggalan lain foto diri di ijasah SMP berbeda dengan foto yang tercantum di ijasah SMA. "Ada pula
yang tidak punya ijasah SMA tapi menyertakan ijasah MBA," kata Ma'ruf.

Panwaslu juga sudah mengecek keabsahan ijasah tersebut ke Kanwil Departemen Pendidikan Nasional Jawa Timur. Meski Departemen Pendidikan menyikapinya agak berbelit-belit namun pada akhirnya indikasi pemalsuan tersebut makin jelas data mereka tidak ditemukan di kantor tersebut. Sedangkan yang berkaitan dengan kasus
asusila, Panwaslu juga menerima pengaduan dari masyarakat disertai beberapa orang saksi dan tanda tangan RT dan RW di mana caleg itu berdomisili.

Menurut Ma'ruf, setelah kasus tersebut dilaporkan, polisi seharusnya segera memproses dengan dugaan tindak pidana penipuan. Namun pihak penyidik masih meminta data tambahan berupa bukti berkas laporan dari masyarakat. "Kami tidak keberatan menyerahkan bukti laporan itu," katanya.

FS, salah seorang dari caleg yang dilaporkan, enggan menjawab saat dikonfirmasi. Anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Sidoarjo ini hanya mengucapkan satu kata yang intinya membantah bahwa ia menggunakan ijasah palsu. "Kata siapa ijasah saya palsu," katanya sebelum menutup telepon selulernya.

Sedangkan MH, yang sempat ditemui beberapa hari lalu di rumahnya enggan membeberkan riwayat pendidikannya. Menurut Pejabat PDIP Sidoarjo ini, dirinya tidak ambil pusing dengan dugaan ijasah palsu yang
dialamatkan kepadanya. "Saya sudah tua, menjadi anggota dewan bukan ambisi saya," katanya.

Kukuh S. Wibowo - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Hamengku Buwono X Isyaratkan Mundur Sebagai Capres
Hidayat Usul Daftar Politikus Busuk Diumumkan
Panwaslu Bubarkan Acara Golkar Karawang
Baru 19 Persen yang Tahu Cara Memilih
Polisi Pukuli Demonstran Antipolitisi Busuk

 
Berita jawamadura Lainnya

Umat Islam Solo Demo Kasus Ambon
(Selasa, 27/04/2004 | 16:34 WIB)
Ketua DPC PKS Tewas Tertembak di Ambon
(Senin, 26/04/2004 | 20:10 WIB)
Ribuan Karyawan Wastra Indah Berdemo
(Senin, 26/04/2004 | 18:37 WIB)
Ketua KPU Jember Diadili
(Senin, 26/04/2004 | 17:20 WIB)
Hidayat: PKS Tidak Akan Masuk Kabinet
(Senin, 26/04/2004 | 14:43 WIB)
Puluhan Hektare Sawah di Bojong Genteng Terendam Banjir
(Minggu, 25/04/2004 | 19:12 WIB)
Texmaco Tidak Bayar Gaji Karyawan
(Minggu, 25/04/2004 | 15:55 WIB)
Kidang Pananjung Rawan Longsor Susulan
(Jum'at, 23/04/2004 | 18:17 WIB)
Jalur Selatan Cianjur Lumpuh Total Akibat Longsor
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:43 WIB)
Mabes Polri Tetapkan 8 TO Baru Di Poso
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:21 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data