|
Jawa Timur
700 Massa PDIP Protes Caleg di Surabaya
14 Januari 2004
TEMPO Interaktif, Surabay: Sekitar 700 massa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Surabaya kembali mendatangi kantor Dewan Pimpinan Cabang PDIP di Jalan Adityawarman, Surabaya, Rabu (14/1). Massa yang berasal dari berbagai PAC (pengurus anak cabang) PDIP se Surabaya itu datang dengan aspirasi berbeda. Ada yang protes soal susunan calon legislatif (caleg) ada juga yang mendukung DPC.
Mereka datang mengendarai puluhan kendaraan roda empat seperti truk, angkutan kota dan sepeda motor. Puluhan satgas PDIP puluhan polisi bersiaga mengawasi aksi tersebut.
Meski tidak satu aspirasi, demo itu berjaln tertib.
Mereka tumplek di halaman depan dan halaman belakang kantor PDIP.
Massa pro DPC melakukan aksinya di depan gedung, mereka menggelar sejumlah poster diantaranya berbunyi "Menyegel kantor DPC sama dengan membusukkan partai dari dalam" dan "PDIP kota Surabaya siap mengamankan SK DPP No. 345 tahun 2003".
Marsaid, Ketua Ranting PAC PDIP Medoan, Rungkut,
mengatakan aksi itu dilakukan untuk memprotes daftar
caleg yang disusun oleh DPC. Marsaid menuduh, DPC
sudah melakukan revisi total terhadap daftar caleg
yang sudah disepakati bersama. Sehingga ada caleg dari
Rungkut yang sebelumnya berada di zona D daerah
pemilihan V digeser ke zona lainnya.
Ia mencontohkan Endang Swito, caleg yang didukung oleh
PAC Rungkut yang seharusnya berada di zona D dengan DP
V (Rungkut) terlempar ke zona lain. Kini posisinya
digantikan Sri Windarti, yang berasal dari PAC
lain. "Kalau tuntutan kami tak dipenuhi lebih baik
mundur dari partai," tegas Marsaid kepada Tempo News Room. Ia mengancam jika tuntutan PAC Rungkut tidak ditanggapi serius, seluruh ranting PDIP se Kecamatan Rungkut akan mengundurkan diri.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Surabaya, Bambang DH, meminta kadernya tidak bersikap emosional menanggapi persoalan berkaitan dengan penyusunan caleg. Menurutnya tuntutan dan aspirasi massa arus bawah itu akan ditampung
partai. "Sekarang persoalan itu sudah kita sampaikan
kepada DPP. Jadi tunggu keputusan DPP," katanya saat
di cegat seusai menghadiri pelantikan PAW 5 anggota
DPRD Surabaya.
Sampai berita ini ditulis, massa masih memadati kantor
DPC PDIP. Rencananya pukul 15.00 WIB DPC bersama DPD
dan PAC akan menggelar rapat berkaitan dengan soal
penyusunan caleg dan aspirasi massa. "Kita menunggu
sampai ada hasilnya," kata Endang Swito, yang tampak
sibuk mengatur massa.
Sehari sebelumnya kantor DPC ini disegel oleh massa
yang tidak puas dengan penyusunan caleg terumata massa
pendukung AH Thony yang tidak masuk dalam daftar
caleg. Mereka menuntut pihak yang bersalah dalam
penyusunan itu diberi sanksi dan dipecat dari
keanggotaan partai. Massa menunntut Saleh Mukadar,
Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya mundur.
Adi Mawardi - Tempo News Room
|