Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Barat

Ribuan Pemilih di Cirebon Tidak Tercantum Dalam DPS
01 Januari 2004

TEMPO Interaktif, Cirebon: Ribuan pemilih di Desa Tuk Karangsuwung, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, terancam tidak bisa mengikuti pemilihan umum (Pemilu) 2004, lantaran nama mereka tidak tercantum dalam daftar pemilih sementara (DPS) yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cirebon. "Selain Desa Tuk Karangsuwung, juga ada satu blok sensus di Desa Sindanglaut yang hilang," kata H Pandi Prihatna, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Lemahabang, kepada Tempo, Rabu (31/12).

Menurut Prihatna, saat menerima semua daftar pendistribusian DPS seluruh desa di Kecamatan Lemahabang, pihaknya menemukan satu desa yang hilang. "PPK sudah mengkonfirmasikannya ke BPS yang mengaku sudah mengirim ke desa yang bersangkutan. Tapi, saat kami datang ke DesaTuk Karangsuwung, ternyata pihak desa belum pernah menerima daftar pemilih sementara itu," kata Prihatna. Hilangnya satu desa, kata Prihatna, bisa mendatangkan ancaman dari warga untuk memboikot Pemilu. Untuk itu, PPK mengajukan permasalahan itu ke BPS dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon.

Sementara, Ketua BPS Kabupaten Cirebon, Drs Dudung mengaku, DPS untuk Desa Tuk Karangsuwung memang belum dikirimkan. Alasannya, kesalahan teknis. Tapi menurut Dudung, nama-nama yang belum masuk dalam DPS masih bisa dimasukkan dalam daftar tambahan. "Jangankan daftar sementara, daftar pemilih tetap saja masih bisa berubah jumlahnya," katanya. Untuk itu, Dudung berjanji akan mengeluarkan DPS untuk Desa Tuk Karangsuwung dengan cara memprint-out ulang DPS. Masyarakat yang namanya belum terdaftar dalam DPS disarankan melapor ke BPS untuk pendataan ulang.

Ivansyah - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Keterwakilan 30 Persen Perempuan Tak Terpenuhi
Parpol Baru Berguguran di Jawa Tengah
Golkar Targetkan 60 Persen Suara
Kapolri: Belum Ada Indikasi Ancaman Gangguan Pemilu
Kapolri Imbau Parpol Tertibkan Massanya

 
Berita jawamadura Lainnya

Umat Islam Solo Demo Kasus Ambon
(Selasa, 27/04/2004 | 16:34 WIB)
Ketua DPC PKS Tewas Tertembak di Ambon
(Senin, 26/04/2004 | 20:10 WIB)
Ribuan Karyawan Wastra Indah Berdemo
(Senin, 26/04/2004 | 18:37 WIB)
Ketua KPU Jember Diadili
(Senin, 26/04/2004 | 17:20 WIB)
Hidayat: PKS Tidak Akan Masuk Kabinet
(Senin, 26/04/2004 | 14:43 WIB)
Puluhan Hektare Sawah di Bojong Genteng Terendam Banjir
(Minggu, 25/04/2004 | 19:12 WIB)
Texmaco Tidak Bayar Gaji Karyawan
(Minggu, 25/04/2004 | 15:55 WIB)
Kidang Pananjung Rawan Longsor Susulan
(Jum'at, 23/04/2004 | 18:17 WIB)
Jalur Selatan Cianjur Lumpuh Total Akibat Longsor
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:43 WIB)
Mabes Polri Tetapkan 8 TO Baru Di Poso
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:21 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data