Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Timur

Banser Jember Tidak Terima Tuduhan Pembakaran Bendera Golkar
27 Desember 2003

TEMPO Interaktif, Jember: Sekitar 200 anggota Barisan Anshor Serbaguna (Banser) Kabupaten Jember berunjuk rasa memprotes keras dan menolak tuduhan telah membakar bendera Partai Golkar. Mereka berkonvoi melewati Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jember, hingga kemudian mendatangi Markas Kepolisian Resor Jember. "Kami tidak terima tuduhan ketua dan sekretaris Partai Golkar Jember, puluhan anggota Banser merobek-robek dan membakar bendera-bendera Golkar. Itu tuduhan tidak mendasar," kata Sofyan Tsauri, Komandan Banser Jember, Sabtu (27/12).

Pada Jumat (26/12), pihak Golkar menuduh dan melaporkan ke Mapolres Jember, telah terjadi kasus pembakaran dan perobekan puluhan bendera Golkar di Desa Slawu, Kecamatan Patrang dan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates, serta di Jalan Ikan Mujaer, Kecamatan Sukorambi pada Rabu (24/12) malam. Dalam laporan yang diajukan Sekretaris Partai Golkar Jember, Ir. Sujatmiko itu juga disebutkan, aksi perusakan atribut Golkar dilakukan sekitrar 20-30 orang tak dikenal yang berpakaian seragam Banser.

Tentu saja, laporan Partai Golkar itu memicu kemarahan pihak Banser yang merasa dirugikan. Malamnya, beberapa jam setelah laporan diajukan, puluhan anggota Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Jember mendatangi kediaman Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Jember, Kyai Haji Muhyidin Abdussomat dan mengatakan, pihak Golkar siap bertempur dengan orang-orang NU.

"Kami menuntut Partai Golkar segera mengklarifikasi dan meminta maaf secara terbuka, karena bagaimanapun tuduhan itu adalah wujud pembunuhan karakter terhadap institusi Banser," kata Sofyan. Untuk itu, Partai Golkar diberikan batas waktu 24 jam. Jika tidak, Banser Jember akan melakukan tindakan tegas.

Saat menemui para pengunjuk rasa, Wakil Kepala Polres Jember, Komisaris Polisi Andria Martinus mengatakan, untuk sementara laporan Partai Golkar masih belum diproses karena kasus itu masih harus diselesaikan terlebih dahulu oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jember. Tapi, para pengunjuk rasa justru mendesak pihak kepolisian untuk mendatangkan jajaran pengurus Partai Golkar. Setelah sekitar satu jam menunggu kehadiran pengurus Golkar yang tidak kunjung datang, akhirnya pihak Polres Jember mengajukan diri menjadi mediator antara Banser dan Partai Golkar untuk bertemu di Pondok Pesantren Nurul Islam, di kediaman KH Muhyidin Abdussomat, Sabtu (27/12) malam.

Mahbub Junaidi - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Reka Ulang Pembunuhan Kader Golkar Dilakukan di Mapolres Buleleng
PDIP Siap Berdialog
Polri Tetapkan Tiga Tersangka Bentrokan PDIP-Golkar
Akbar Tandjung Sesalkan Bentrok di Bali
Tiga Calon Tersangka Kerusuhan Buleleng Diamankan

 
Berita jawamadura Lainnya

Umat Islam Solo Demo Kasus Ambon
(Selasa, 27/04/2004 | 16:34 WIB)
Ketua DPC PKS Tewas Tertembak di Ambon
(Senin, 26/04/2004 | 20:10 WIB)
Ribuan Karyawan Wastra Indah Berdemo
(Senin, 26/04/2004 | 18:37 WIB)
Ketua KPU Jember Diadili
(Senin, 26/04/2004 | 17:20 WIB)
Hidayat: PKS Tidak Akan Masuk Kabinet
(Senin, 26/04/2004 | 14:43 WIB)
Puluhan Hektare Sawah di Bojong Genteng Terendam Banjir
(Minggu, 25/04/2004 | 19:12 WIB)
Texmaco Tidak Bayar Gaji Karyawan
(Minggu, 25/04/2004 | 15:55 WIB)
Kidang Pananjung Rawan Longsor Susulan
(Jum'at, 23/04/2004 | 18:17 WIB)
Jalur Selatan Cianjur Lumpuh Total Akibat Longsor
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:43 WIB)
Mabes Polri Tetapkan 8 TO Baru Di Poso
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:21 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data