|
Jawa Barat
Kereta Api Anjlok di Nagrek
08 Desember 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kereta Pasundan Jurusan Bandung-Kroya anjlok hingga tersandar ke tebing antara jalur Nagrek – Lebak Jero, Jawa Barat, Senin (8/12), pukul 07.35 WIB. Akibatnya, jalur kereta api selatan, terputus.
Lokasi anjloknya kereta, berada sekitar 40 kilometer dari kota Bandung, tepatnya di kilometer 195. Menurut Kepala Hubungan Masyarakat Daop II, Achmad Sujadi, posisi anjlok lokomotif CC 20173 dan CC 20179 tadi, hanya melibatkan bagian lokomotifnya saja. “Tidak ada korban jiwa, maupun luka,” kata Achmad kepada Tempo News Room, usai kejadian.
Kata Achmad, dugaan sementara penyebab anjloknya lokomotif, adalah kondisi rel dan loko yang kurang bagus.
Kronologis kejadian, kereta kelas ekonomi itu berangkat dari Stasiun Kiaracondong Bandung menuju Surabaya pada pukul 6.30 WIB dari stasiun Kiaracondong. Kereta dengan 10 gerbong ini, ditarik dua loko. Pada mulanya, tidak ada keanehan pada laju kereta. Tapi, setibanya di daerah bertebing, tiba-tiba loko anjlok, dan tersandar di salah satu tepi tebing. Kereta pun ditarik kembali ke Bandung, dengan jalur berputar ke arah utara: Cikampek, Cirebon, dan Kroya.
Saat ini, jalur selatan terputus dan baru bisa kembali berfungsi sore nanti, setelah kereta anjlok bisa diangkat oleh peralatan milik PT KAI.
Sementara itu, untuk menyalurkan penumpang yang bertumpuk di berbagai stasiun, PT KAI, mengalihkan kereta jalur selatan ke utara. Hal itu mengakibatkan antrian kereta api di jalur utara. Bahkan penumpang Kereta Mutiara Selatan yang sudah sampai di stasiun Leles, KA Argowilis di satsiun Cipeundeuy, dan KA Kahuripan di stasiun Cibatu, dingkut dengan bus ke Bandung.
|