|
Jawa Barat
Kerugian Banjir Bandang di Pelabuhan Ratu Rp 6 Miliar
27 November 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta: Banjir bandang di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, mengakibatkan kerugian Rp 6 miliar. Pendataan kerugian ini dilakukan posko banjir, yang terdiri dari petugas kecamatan, pemerintah daerah Sukabumi, Kelurahan Pelabuhan Ratu dan pihak musyawarah pimpinan daerah. Hal ini diungkapkan Camat Pelabuhan Ratu, Mahfudin, kepada Tempo News Room, Rabu (26/11) melalui telepon. “Banjir sudah surut sejak pukul 07.00 WIB (26/11),” ujar Mahfudin
Banjir yang menyerang lingkungan perumahan dan pasar ini mengakibatkan kerusakan rumah 1.178 kepala keluarga. Selain itu, 11 jembatan dan 9 buah masjid rusak. Di blok pasar Pelabuhan Ratu, terdapat 590 kios lokal dan 269 los juga rusak. Selain itu ada 74 pedagang lokal dan 130 pedagang kaki lima yang juga terkena dampak banjir.
Kampung nelayan pun tak selamat dari deraan banjir. 15 perahu dagang dan jaring, rusak berat, bahkan ada 3 yang hancur. 15 dari 60 tempat berdagang ikan juga hancur. Kantor tempat pelelangan ikan, kantor pelabuhan perikanan, pagar pengaman, dan bangunan baru fasilitas perikanan ikut menderita kerusakan berat.
Korban banjir untuk sementara ditampung di beberapa tempat. Sebanyak 35 kepala keluarga ditampung di Sekolah Menengah Kejuruan PGRI, 2 KK di toko kosong, 10 KK di masjid Gumalar, 5 KK di bangunan Pemda, dan sekitar 100 KK menumpang di rumah tetangga yang tidak terkena musibah.
Mawar Kusuma - Tempo News Room
|