Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kereta Api Argo Lawu Anjlok di Banyumas
17 November 2003

TEMPO Interaktif, Banyumas: Dua gerbong Kereta Api Argo Lawu jurusan Solo-Jakarta anjlok dari rel di Desa Kaliwangi, Kecamatan Kebasen, Banyumas, pada Km 361+0/2, Senin (17/11), pukul 12.03 WIB. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini, namun lalu lintas kereta api jalur selatan sempat lumpuh sekitar 3 jam.

Humas PT Kereta Api Indoensia Daop V Purwokerto Supriyadi kepada mengungkapkan, dua gerbong itu anjlok begitu KA yang melaju dari arah Solo itu keluar dari jembatan sungai Serayu. Begitu anjlok, dua gerbong kemudian terseret hingga 100 meter. Akibatnya puluhan bantalan rel rusak. "Namun hanya dua gerbong yang
anjlok sehingga KA hanya miring saja,? katanya.

Dua gerbong yang anjlok adalah gerbong nomor 4-5 dari KA yang menyeret 10 gerbong itu. ?Akibat kejadian ini
jadual perjalanan lima kereta menjadi terganggu karena jalur menjadi rusak dan butuh perbaikan,? katanya. Kelima KA itu antara lain Argo Lawu, Taksaka, Fajar Utama dan Purwojaya, keempatnya dari arah Jakarta. Keempat KA ini tertahan di Stasiun KA Purwokerto. Sedang dari arah Solo tertahan sebuah KA yakni Taksaka yang terpaksa parkir di Stasiun Kebasen menunggu perbaikan jalur.

Karena rusaknya jalur, Daop V memindahkan para penumpang KA yang tertahan di Purwokerto dengan tujuan
Solo dengan mengangkut mereka memakai bus. ?Setelah itu mereka meneruskan perjalanan memakai KA Taksaka
yang ada di Stasiun Kebasen,? jelas Supriyadi.

Sebaliknya, para penumpang KA yang anjlok dan Taksaka yang bertujuan Jakarta, diangkut memakai bus kemudian
meneruskan perjalanan dengan KA Argo Lawu dan Taksaka yang tertahan di Stasiun Purwokerto. Cara ini ditempuh Daop V karena jumlah penumpang KA tidak terlalu banyak. ?KA Argo Lawu yang anjlok hanya mengangkut 110 penumpang saja. Padahal kapasitasnya sampai 400 penumpang. Kebetulan, gerbong yang anjlok yang sepi penumpang,? katanya. Sampai sejauh ini belum ditemukan penyebab kecelakaan ini.

Ari Aji H.S. - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Jatuh dari Kereta, Warga Bekasi Luka Berat
Usai Antar Anak Sekolah Tertabrak Kereta
Kereta Anjlok, Jalur Tengah Lumpuh Empat Jam
Guru Madrasah Tewas Tertabrak Kereta Api
Korban Meninggal Akibat Tertabrak Kereta Api Bertambah

 
Berita jawamadura Lainnya

Umat Islam Solo Demo Kasus Ambon
(Selasa, 27/04/2004 | 16:34 WIB)
Ketua DPC PKS Tewas Tertembak di Ambon
(Senin, 26/04/2004 | 20:10 WIB)
Ribuan Karyawan Wastra Indah Berdemo
(Senin, 26/04/2004 | 18:37 WIB)
Ketua KPU Jember Diadili
(Senin, 26/04/2004 | 17:20 WIB)
Hidayat: PKS Tidak Akan Masuk Kabinet
(Senin, 26/04/2004 | 14:43 WIB)
Puluhan Hektare Sawah di Bojong Genteng Terendam Banjir
(Minggu, 25/04/2004 | 19:12 WIB)
Texmaco Tidak Bayar Gaji Karyawan
(Minggu, 25/04/2004 | 15:55 WIB)
Kidang Pananjung Rawan Longsor Susulan
(Jum'at, 23/04/2004 | 18:17 WIB)
Jalur Selatan Cianjur Lumpuh Total Akibat Longsor
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:43 WIB)
Mabes Polri Tetapkan 8 TO Baru Di Poso
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:21 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data