|
Nusa
Tiga Tewas dalam Kecelakaan Kereta Api Logawa
16 November 2003
TEMPO Interaktif, Sukoharjo:Tiga orang meninggal dunia dan dua luka-luka aat sebuah mobil pick up bermuatan bata bata dihantam kereta api "Logawa" jurusan Purwokerto - Jember di perlintasan kereta api Mayangan, Gatak, Sukoharjo, Minggu (16/11). Dua korban yang mengalami luka-luka kini dirawat di RSI Yarsis Solo, sementara tiga korban yang tewas menjalani otopsi.
Sejumlah saksi mata menuturkan bahwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 10.35 WIB saat kereta api ekonomi "Logawa" tujuan Jember melaju dari arah barat. Dari arah kiri rel mobil pick up AD 1792 JD yang dikemudikan Alek Suwondo, 28 tahun, warga Cangakan RT 1 RW III Wironanggan, Gatak, Sukoharjo berusaha untuk melewati rel kereta. "Saya tidak tahu kalau ada kereta yang mau lewat karena palang lintasannya tidak tertutup. Ketika sudah dekat, saya panik dan tidak lagi bisa menguasai mobil," ujar Alex yang selamat dalam kecelakaan itu.
Alex yang duduk di kemudi bersama tetangganya, Iskandar, 40 tahun, selamat. Sementara tiga orang lainnya, masing-masing Dasmin, 50 tahun, Suwardi, 40 tahun, Sukimin, 40 tahun, semuanya warga Karanglo, Wironanggan, Gatak, Sukoharjo, yang duduk di atas bak tewas mengenaskan. Tiga orang itu bertetangga dan sehari-harinya menjadi kuli lepas untuk mengangkut batu bata. Mayat ketiganya sudah tidak bisa dikenali lagi. Identifikasi korban hanya berdasarkan pengakuan Alex dan Iskandar, karena hampir seluruh tubuhnya tercabik-cabik.
Mobil pick up warna abu-abu juga terlihat porak poranda menjadi beberapa bagian. Bak belakangnya terlempar sekitar 15 meter dari titik kecelakaan. Sementara kepala mobil ringsek tidak karuan. "Kereta yang menabrak tidak berhenti sama sekali," ujar Sarwan, penjaga pintu lintasan.
Sarwan membantah dirinya lalai menutup pintu lintasan. Menurut dia, sebenarnya saat mobil pick up hendak menerobos dirinya sudah memperingatkan dengan membunyikan bel. Bahkan dari pengakuannya, pintu lintasan sudah menutup separuh. "Tetapi mobil itu ngeblong, dan kelihatan panik saat kereta sudah dekat," ujarnya.
Menurut Sarwan, kereta api dengan nomor loko 148 tersebut mengalami keterlambatan 5 menit dari rencana kereta itu melintas di lintasan Mayang. Dalam jadwal seharusnya Logawa melintas pada pukul 10.29 WIB, namun kenyataannya baru melintas pada pukul 10. 35 WIB.
Kasat Lantas Polres Sukoharjo, AKP Dhani mengatakan bahwa pihaknya belum menetapakan siapa tersangka dalam kecelakaan ini. Menurut dia, pihaknya akan segera memeriksa penjaga pintu lintasan.
Imron Rosyid - Tempo News Room
|