Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Saleh Manaf Menang Pemilihan Bupati Bekasi
04 November 2003

TEMPO Interaktif, Bekasi: M. Saleh Manaf dan Solihin Sari menang mutlak sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bekasi dalam pemilihan di gedung DPRD, Sukamahi, Cikarang Pusat, Bekasi, Senin (4/11). Namun, Ketua Panitia Pemilihan yang juga Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, Nuradi, secara sepihak membatalkan rapat paripurna.

Dalam pemilihan yang berlangsung pukul 09.00-12.30 itu, pasangan Saleh-Solihin memperoleh 24 dari 45 suara. Pasangan Wikanda Darmawijaya-Yan Abdul Rasyad mengantungi 11 suara, dan Damanhuri Husein-Adhy Firdaus 10 suara.

Pada awalnya pemilihan berjalan lancar. Sidang dihadiri seluruh anggota DPRD; Fraksi PDIP 13 anggota, Fraksi Partai Golkar 13, Fraksi Madani 8, Fraksi Aanat Persatuan Bangsa 6, dan Fraksi TNI/Polri 5 anggota. Sejumlah anggota Dewan, undangan, dan ribuan massa mulai resah tatkala perolehan suara untuk pasangan Saleh Manaf-Solihin Sari melesat cepat.

Pasalnya, mereka lebih menjagokan Wikanda-Yan Abdul Rasyad dan Damanhuri Husein-Adhy Firdaus. Sedangkan Saleh-Solihin hanya dianggap pelengkap. Karena itulah, begitu Sekretaris Panitia Pemilihan Donie Setiawan membacakan hasil pemilihan, sejumlah anggota Dewan yang tidak puas melakukan keributan.

Nuradi untuk mengambil alih kendali. Dia menskors waktu selama satu jam untuk berunding terhitung sejak pukul 11.00 WIB. Rupanya perundingan berlangsung alot dan molor. Saat waktu menujukkan pukul 12.30 WIB, Ketua Panitia Pemilihan, Nuradi, mencabut skorsing waktu dan membuka sidang.

Nuradi membuka sidang dengan memberitahukan bahwa perundingan yang dihadiri 21 panitia pemilihan ditambah saksi-saksi dari lima fraksi, tidak menemukan solusi. Ketika itulah tiba-tiba dia mengatakan membatalkan rapat paripurna. “Untuk itu Ketua Panitia Pemilihan memutuskan rapat paripurna Pilkada kami nyatakan batal,” kata Nuradi. Kemudian dia menyatakan, “Rapat paripurna ditutup sampai pemberitahuan berikutnya.”

Angota Dewan terlihat terbengong-bengong. Sementara massa anti-Saleh Manaf-Solihin, teriak kegirangan. Wajah Wikanda terlihat berseri-seri. “Pemilihan ini tidak sesuai dengan aspirasi rakyart Bekasi,” kata Wikanda. Saleh dan Solihin mengaku amat kecewa. “Saya kecewa,” kata Solihin dengan wajah sedih.

Anggota Fraksi Madani Irfachuddin menilai, pernyataan Nuradi tersebut sebagai upaya FPDI Perjuangan membatalkan seluruh prosesi pemilihan.

Ali Anwar dan Siswanto - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jawamadura Lainnya

Umat Islam Solo Demo Kasus Ambon
(Selasa, 27/04/2004 | 16:34 WIB)
Ketua DPC PKS Tewas Tertembak di Ambon
(Senin, 26/04/2004 | 20:10 WIB)
Ribuan Karyawan Wastra Indah Berdemo
(Senin, 26/04/2004 | 18:37 WIB)
Ketua KPU Jember Diadili
(Senin, 26/04/2004 | 17:20 WIB)
Hidayat: PKS Tidak Akan Masuk Kabinet
(Senin, 26/04/2004 | 14:43 WIB)
Puluhan Hektare Sawah di Bojong Genteng Terendam Banjir
(Minggu, 25/04/2004 | 19:12 WIB)
Texmaco Tidak Bayar Gaji Karyawan
(Minggu, 25/04/2004 | 15:55 WIB)
Kidang Pananjung Rawan Longsor Susulan
(Jum'at, 23/04/2004 | 18:17 WIB)
Jalur Selatan Cianjur Lumpuh Total Akibat Longsor
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:43 WIB)
Mabes Polri Tetapkan 8 TO Baru Di Poso
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:21 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data