|
Nusa
Aksi di Yogyakarta Berbuntut Bentrok
29 September 2003
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Aksi menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Sumber Daya Air di Yogyakarta berakhir bentrok, Senin (29/9).
Awalnya, sekitar 150 orang pengunjuk rasa dari berbagai elemen masyarakat yang menamakan diri Komite untuk Kemerdekaan dan Demokrasi (Komred), melakukan long-march dari perempatan Tugu Yogyakarta menuju jalan Malioboro. Setibanya di depan gedung DPRD DI Yogyakarta, massa menggelar orasi dengan pengawalan aparat Poltabes Yogyakarta yang dipimpin langsung Kapuskodalops Poltabes Yogya, AKP Imron. Tapi, ketika hendak melanjutkan aksinya menuju kantor Gubernur DIY, tiba-tiba massa dipentung dan ditendang aparat.
Aksi kekerasan aparat, itu sempat menyedot perhatian
pengguna jalan yang memadati sepanjang jalan
Malioboro. Bentrokan berlangsung singkat, sekitar
15 menit. Tapi akibatnya, 20 peserta aksi dilaporkan terluka, Adi mahasiswa Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY) dilarikan ke Rumah Sakit dan Jukil Adiningrat, ditahan di Mapoltabes Yogyakarta. "Sekitar 20 orang terluka, satu orang dilarikan ke rumah sakit dan satu orang ditangkap aparat. Kemungkinan bisa bertambah karena kami masih melakukan konsolidasi," kata Koordinator Umum aksi, Edi Junaedi.
Dalam aksinya, massa bukan saja menolak RUU SDA, tapi juga reformasi Agraria, serta menolak tanaman transgenic dan penggunaan zat kimia untuk tanaman.
Syaiful Amin - Tempo News Room
|