Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Jawa Timur

12 Awak Kapal Diperiksa
27 September 2003

TEMPO Interaktif, Surabaya: Hingga Sabtu (27/9) Adimistratur Pelabuhan (Adpel) Tanjung Perak, Surabaya dan Polisi Air Kepolisian Daerah Jawa Timur telah memeriksa secara maraton 12 orang anak buah kapal (ABK) KM Mandiri Nusantara dan kapal kargo MV Uni Chart, berbendera Taiwan. Mereka diperiksa sebagai saksi atas musibah tabrakan kapal di perairan dekat Gresik, Jumat (26/9) pagi kemarin.

Pemeriksaan yang dilakukan Adpel berlangsung siang tadi. Lima orang ABK kapal MV Uni Chart itu diperiksa di ruang pemeriksaan Adpel Tanjung Perak Surabaya. Mereka itu antara lain, nahkoda kapal Luh Jin Jau, pembantu kapten Yau Ching Hai dan Yu Shin Shung, karyawan bagian mesin. Sementara dua orang lainnya masih diperiksa secara intensif. "Kami belum tahu hasil pemeriksaannya, pemeriksaan masih berlangsung," kata Adpel Tanjung Perak, Djayus Mangun.

Sementara itu, Polisi Air Polda Jatim juga telah memeriksa 6 orang ABK KM Mandiri dan 1 orang penumpang. Masing-masing nahkoda kapal Haryono, Mualim 1 (orang yang mengatur muatan kapal) Bambang Setyo Wibowo, juru mudi 1 dan 2 Arief dan Bambang Herry Setiawan dan seorang penumpang bernama Hartono.

Menurut Djayus, hasil pemeriksaan, akan dilaporkan ke Mahkamah Pelayaran, lembaga yang berwenang menyidangkan persoalan tersebut. Jika terdapat tindak pidananya Adpel akan menyerahkan berkasnya ke polisi.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan awal menunjukkan MV Uni Chart sudah dipandu keluar pelabuhan, sedangkan KM Mandiri yang hendak melabuh --meskipun sudah minta dipandu-- tidak mendapat pemanduan.

Musibah bermula sekitar pukul 07.30 WIB ketika MV Uni Chart berangkat dari dermaga kontainer Surabaya. Sepuluh menit kemudian MV Uni Chart berkomunikasi dengan KM Mandiri sepakat berpapasan kanan-kanan. Ketika akan berpapasan dengan KM Mandiri, dalam jarak yang cukup aman tiba-tiba kemudi MV Uni Chart tidak berfungsi dan kapal sulit dikendalikan. Melihat hal tersebut Uni Chart menghentikan laju dan mundur.

Tapi apes, kapal Taiwan yang mengangkut kontainer hampir 2,7 ton itu menabrak buritan kanan KM Mandiri. Jangkarnya masuk ke lambung kapal yang berisi 17 penumpang itu.

Adi Mawardi - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Dua Nahkoda Kapal Akan Jadi Tersangka
12 Awak Kapal Diperiksa
Enam Korban Tabrakan Kapal Masih Dirawat
Kapal Tabrakan di Selat Bangka, Empat ABK Hilang

 
Berita jawamadura Lainnya

Umat Islam Solo Demo Kasus Ambon
(Selasa, 27/04/2004 | 16:34 WIB)
Ketua DPC PKS Tewas Tertembak di Ambon
(Senin, 26/04/2004 | 20:10 WIB)
Ribuan Karyawan Wastra Indah Berdemo
(Senin, 26/04/2004 | 18:37 WIB)
Ketua KPU Jember Diadili
(Senin, 26/04/2004 | 17:20 WIB)
Hidayat: PKS Tidak Akan Masuk Kabinet
(Senin, 26/04/2004 | 14:43 WIB)
Puluhan Hektare Sawah di Bojong Genteng Terendam Banjir
(Minggu, 25/04/2004 | 19:12 WIB)
Texmaco Tidak Bayar Gaji Karyawan
(Minggu, 25/04/2004 | 15:55 WIB)
Kidang Pananjung Rawan Longsor Susulan
(Jum'at, 23/04/2004 | 18:17 WIB)
Jalur Selatan Cianjur Lumpuh Total Akibat Longsor
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:43 WIB)
Mabes Polri Tetapkan 8 TO Baru Di Poso
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:21 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data