Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Unjuk Rasa Hari Tani Diwarnai Bentrok
24 September 2003

TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Ribuan petani dan aktivis mahasiswa berunjuk rasa bertepatan dengan peringatan Hari Tani, Rabu (24/9). Aksi turun ke jalan ini sempat diwarnai bentrok dengan aparat kepolisian. Beberapa demonstran terluka terkena pentungan petugas.

Aksi unjuk rasa yang digalang berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa di Yogyakarta dimulai sekitar pukul 10.00 hingga pukul 13.00. Mereka bergerak dari lima kampus di Yogya secara terpisah dengan titik kumpul di perempatan kantor pos Yogyakarta. Beberapa kelompok demonstran sempat berhenti dan menggelar aksinya di Tugu Yogya dan di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sekitar pukul 12.00 sempat terjadi bentrok fisik antara aparat kepolisian dengan kelompok demonstran dari Front Mahasiswa Nasional (FMN). Bentrokan ini terjadi di depan pintu gerbang gedung DPRD DIY. Beberapa demonstran terluka akibat terkena pentungan petugas, namun tidak ada satupun demonstran yang ditangkap aparat kepolisian.

Saat FMN tiba di depan DPRD, di dalam sudah ada kelompok lain yakni Front Perjuangan Pemuda Indonesia yang sedang menggelar aksi. Karena itu, FMN memilih menggelar aksinya di depan pintu gerbang DPRD DIY. Kerumunan demonstran dari FMN ini sempat membuat macet total Jl Malioboro.

Untuk menghindari kemacetan yang lebih parah, aparat kepolisian meminta kelompok FMN menggelar aksinya di halaman gedung dewan, namun ditolak. Polisi kemudian memberi waktu 15 menit bagi FMN untuk masuk ke halaman dewan. Karena hingga batas waktu berakhir kelompok FMN masih bertahan, polisi besenjata pentungan akhirnya mengusir agar arus lalulintas Jl Malioboro kembali normal. Saat pengusiran inilah sejumlah demonstran terluka akibat kena gebuk aparat. Kelompok FMN akhirnya memilih bergerak ke selatan dan menggelar aksinya di perempatan kantor pos Yogyakarta.

Isu yang mereka bawa dalam aksi ini berkisar pada tuntutan perbaikan nasib petani serta tuntutan hak atas tanah, baik dalam skala nasional maupun lokal.

Heru CN - Tempo News Room

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

Unjuk Rasa Hari Tani Diwarnai Bentrok
Satu Pengunjuk Rasa Tewas Tertembak
300 Massa Sempat Bentrok dengan Aparat di Pasuruan
Polda Jawa Timur Tangkap 132 Tersangka Perusuh
Sembilan Polisi Menjadi Korban di Palangkaraya

 
Berita jawamadura Lainnya

Umat Islam Solo Demo Kasus Ambon
(Selasa, 27/04/2004 | 16:34 WIB)
Ketua DPC PKS Tewas Tertembak di Ambon
(Senin, 26/04/2004 | 20:10 WIB)
Ribuan Karyawan Wastra Indah Berdemo
(Senin, 26/04/2004 | 18:37 WIB)
Ketua KPU Jember Diadili
(Senin, 26/04/2004 | 17:20 WIB)
Hidayat: PKS Tidak Akan Masuk Kabinet
(Senin, 26/04/2004 | 14:43 WIB)
Puluhan Hektare Sawah di Bojong Genteng Terendam Banjir
(Minggu, 25/04/2004 | 19:12 WIB)
Texmaco Tidak Bayar Gaji Karyawan
(Minggu, 25/04/2004 | 15:55 WIB)
Kidang Pananjung Rawan Longsor Susulan
(Jum'at, 23/04/2004 | 18:17 WIB)
Jalur Selatan Cianjur Lumpuh Total Akibat Longsor
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:43 WIB)
Mabes Polri Tetapkan 8 TO Baru Di Poso
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:21 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data