Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Buruh Tekstil Bandung Tolak Impor Pakaian Bekas
05 Mei 2003

TEMPO Interaktif, Bandung:Ratusan buruh tekstil Bandung, Majalaya, Rancaekek, Sumedang, dan Cimahi, Senin (5/5) melakukan unjuk rasa meminta pemerintah menghentikan impor pakaian bekas dan pakaian jadi. Menurut mereka, kebijakan itu menjadi salah satu faktor bangkrutnya industri tekstil yang berimbas pada pemutusan hubungan kerja (PHK). "Permintaan ekspor ke luar negeri sedang lesu, ditambah impor pakaian bekas, sehingga makin mempersempit pasaran tekstil dalam negeri," ujar Babad Warsana, koordinator Komite Solidaritas Pekerja Se-Bandung Raya.

Selain buruh, para pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Kecil dan Koperasi Tekstil dan Produk Tekstil juga ikut unjuk rasa di halaman gedung DPRD Jawa Barat. Babad mengklaim sekitar 100 juta potong pakaian bekas setiap tahunnya dipasarkan para pedagang kakilima di beberapa sentra, seperti Tegalega, Pasar Baru, dan Jalan Cibadak. Babad mengatakan, sekitar 30 ribu buruh tekstil di Bandung dan sekitarnya sudah dipecat sejak tahun lalu karena banyak pabrik gulung tikar dan sebagian mengurangi pekerja akibat merosotnya permintaan pasar. Anggota Dewan Tetty Kadi Bawono mengatakan, DPRD telah mengirim surat kepada Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rini Soewandi agar menghentikan pasokan impor barang bekas dan pakaian jadi ke Jawa Barat. (Upiek Supriyatun—Tempo News Room)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jawamadura Lainnya

Umat Islam Solo Demo Kasus Ambon
(Selasa, 27/04/2004 | 16:34 WIB)
Ketua DPC PKS Tewas Tertembak di Ambon
(Senin, 26/04/2004 | 20:10 WIB)
Ribuan Karyawan Wastra Indah Berdemo
(Senin, 26/04/2004 | 18:37 WIB)
Ketua KPU Jember Diadili
(Senin, 26/04/2004 | 17:20 WIB)
Hidayat: PKS Tidak Akan Masuk Kabinet
(Senin, 26/04/2004 | 14:43 WIB)
Puluhan Hektare Sawah di Bojong Genteng Terendam Banjir
(Minggu, 25/04/2004 | 19:12 WIB)
Texmaco Tidak Bayar Gaji Karyawan
(Minggu, 25/04/2004 | 15:55 WIB)
Kidang Pananjung Rawan Longsor Susulan
(Jum'at, 23/04/2004 | 18:17 WIB)
Jalur Selatan Cianjur Lumpuh Total Akibat Longsor
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:43 WIB)
Mabes Polri Tetapkan 8 TO Baru Di Poso
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:21 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data