|
Nusa
Pendaftaran Pemilih di Berbagai Daerah Molor
29 April 2003
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pelaksanaan pendaftaran pemilih dan pendataan penduduk berkelanjutan (P4B) di sejumlah daerah molor dari jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni 1-30 April ini. Keterlambatan itu terjadi antara lain di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua, dan Aceh.
Kegiatan pendaftaran pemilih di Jawa Barat sampai Selasa (29/4) ini baru mencapai 90 persen. Pimpinan Pelaksana Bidang Teknik P4B Provinsi Jawa Barat, Sairi Hasbullah, mengatakan keterlambatan diperkirakan terjadi di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan laporan yang masuk ke BPS Jawa Barat, daerah yang sudah selesai melakukan pendataan adalah Kota Bogor, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Tasikmalaya. Sedangkan Kabupaten Purwakarta, Cianjur, Karawan, Sukabumi, dan Kota Sukabumi diharapkan bisa selesai Rabu (30/4) sore.
Namun, panitia pendaftaran pemilih Kabupaten Purwakarta pesimis pekerjaannya bisa rampung pada batas akhir 30 April. Pimpinan Pendataan Kabupaten Purwakarta, Andi Wibowo, mengusulkan agar KPU memberikan waktu tambahan satu pekan lagi buat menyelesaikan tugas P4B di daerahnya. "Sebab, masih ada satu wilayah kecamatan lagi yang tak mungkin selesai didata sampai 30 April," Andi menerangkan.
Sampai Selasa siang (29/4), tercatat baru empat wilayah kecamatan di Purwakarta yang pendaftaran pemilih dan penduduk sudah 100 persen selesai. Sedangkan 13 kecamatan lagi rata-rata baru mencapai 90 persen.
Kepala Biro Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Soehandono, juga mengakui adanya keterlambatan pendaftaran pemilih di daerahnya. "Pendaftaran P4B di Jateng tidak dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal,” kata dia di Semarang.
Dia mengungkapkan, di Jawa Tengah ada tiga kota yang dipastikan molor, yakni Semarang, Solo, dan Purwokerto. Jumlah warga yang belum terdata di ketiga kota tersebut mencapai sekitar 500 ribu jiwa. Namun Soehandono menargetkan pada pekan kedua Mei, sudah bisa diselesaikan.
Kekurangan dokumen dari KPU bahkan membuat panitia pendaftaran pemilih di separuh kota dan kabupaten se-Jawa Timur terpaksa dihentikan. Menurut Hendra Permana, Pimpinan Pelaksana Bidang Teknis P4B BPS Jawa Timur, penghentian sementara pendaftaran pemilih itu terjadi di Surabaya, Sidoarjo, Lumajang, dan Sampang.
Meski dokumen KPU telah dikirim lagi empat hari lalu, menurut Hendra, masih belum cukup. "Sekarang kita masih menunggu pengiriman kedua kalinya, karena kiriman yang pertama juga masih kurang," katanya. (Rinny/Sohirin/Adi Mawardi/Nanang)
|