Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Anggota KAMMI Yogyakarta Bentrok dengan Polisi
07 Maret 2003

TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Polisi dan ratusan anggota Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) yang sedang melakukan aksi unjuk rasa terlibat bentrok di pintu gerbang Beteng Vredeberg Yogyakarta, Jumat (7/3) petang. Dalam bentrokan ini, 11 demonstran menderita luka memar akibat pentungan dan tendangan aparat kepolisian.
Aksi unjuk rasa mengecam pemerintahan Mega-Hamzah yang dilakukan sekitar 400 anggota KAMMI Yogyakarta ini dimulai dari bundaran UGM, sekitar pukul 13.30 WIB. Setelah berorasi menyangkut kinerja pemerintahan Mega-Hamzah serta persoalan RUU TNI, pengunjuk rasa kemudian melakukan aksi long march menuju istana kepresidenan Gedung Agung di Jl A Yani.

Sekitar pukul 15.00 WIB mereka tiba di depan istana kepresidenan Gedung Agung. Orasi kembali digelar secara bergantian. Beberapa saat kemudian massa bergerak hendak memasuki istana kepresidenan Gedung Agung.

Melihat gelagat tersebut, puluhan aparat kepolisian yang semula hanya mengawasi jalannya aksi dari dalam Benteng Vredeberg, segera bangkit. Mereka mencegah massa memasuki kompleks istana kepresidenan. Namun, para demonstran bertindak lebih cepat. Mereka menutup pintu gerbang Benteng Vredeberg, mencegah aparat keluar.

Terjadi aksi dorong antara massa demonstran dan aparat kepolisian. Beberapa saat kemudian massa kocar-kacir karena aparat bertindak keras dengan memukul dan menendang. Sebelas demonstran menderita luka akibat pentungan dan tendangan aparat.

Dalam jangka waktu singkat, para demonstran yang kocar-kacir segera konsolidasi. Mereka kemudian bergerak menuju istana kepresidenan Gedung Agung yang terletak di depan Benteng Vredeberg. Namun aparat bertindak lebih sigap. Massa tidak berhasil memasuki kompleks istana kepresidenan Gedung Agung karena pintu gerbang ditutup dan diblokade aparat kepolisian dari dalam.

Gagal memasuki kompleks istana kepresidenan Gedung Agung, sekitar pukul 16.30 WIB demonstran membubarkan diri. “Kami akan kembali turun ke jalan sampai tuntutan terpenuhi,” kata Sapeno, koordinator aksi. (Heru C.N—Tempo News Room)

Kirim Komentar   | Baca Komentar

 

 

dibuat oleh danendro : Radja
Berita Terkait

 
Berita jawamadura Lainnya

Umat Islam Solo Demo Kasus Ambon
(Selasa, 27/04/2004 | 16:34 WIB)
Ketua DPC PKS Tewas Tertembak di Ambon
(Senin, 26/04/2004 | 20:10 WIB)
Ribuan Karyawan Wastra Indah Berdemo
(Senin, 26/04/2004 | 18:37 WIB)
Ketua KPU Jember Diadili
(Senin, 26/04/2004 | 17:20 WIB)
Hidayat: PKS Tidak Akan Masuk Kabinet
(Senin, 26/04/2004 | 14:43 WIB)
Puluhan Hektare Sawah di Bojong Genteng Terendam Banjir
(Minggu, 25/04/2004 | 19:12 WIB)
Texmaco Tidak Bayar Gaji Karyawan
(Minggu, 25/04/2004 | 15:55 WIB)
Kidang Pananjung Rawan Longsor Susulan
(Jum'at, 23/04/2004 | 18:17 WIB)
Jalur Selatan Cianjur Lumpuh Total Akibat Longsor
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:43 WIB)
Mabes Polri Tetapkan 8 TO Baru Di Poso
(Jum'at, 23/04/2004 | 17:21 WIB)

Index Berita





 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data