|
Nusa
Ketua PAC PDIP Ngawi Ditemukan di Hutan Pinus
22 Desember 2001
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjungan Kecamatan Ngawi, Yuwono Susetyo, yang menjadi korban penculikan pada bulan Ramadhan lalu, telah ditemukan di kawasan hutan pinus Kecamatan Karangrejo, Polres Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (22/12) menjelang subuh.
Informasi dari kepolisian masih simpang siur mengenai ihwal ditemukannya Yuwono. Sumber Tempo News Room di Polres Ngawi mengatakan, Yuwono berhasil melarikan diri dalam keadaan terluka parah. Ia kemudian berlindung di Polsek Karangrejo. “Mungkin sekarang Yuwono lagi dijemput,” ujar Kapolres Ngawi Ajun Komisaris Besar Yovianus Mahar.
Sementara, keterangan dari Polda Jawa Timur menyebutkan, penemuan Yuwono tidak sengaja. Saat itu aparat Polsek Karangrejo melakukan patroli di kawasan wisata Gunung Slamet. Saat itulah ditemukan sosok tubuh dengan kondisi mata tertutup dan tangan terikat di pohon. Polisi kemudian mendapati KTP atas nama Yuwono Susetyo. “Setelah dicocokkan fotonya, ternyata sama dengan wajah orang tersebut,” kata Kadispen Polda Jatim, Ajun Komisaris Besar Sad Harunantyo.
Yang pasti, penemuan Yuwono itu disambut gembira oleh keluarganya. “Tapi,proses hukum harus tetap berjalan atas kasus penculikan itu,” ujar Ketua DPC PDI Ngawi Budi Sulistyono. Menurut keterangan keluarga, Yuwono diculik oleh sekelompok orang berjubah dan berjenggot. Ia diciduk dari rumahnya dan sempat mengalami penganiayaan hingga kepalanya berdarah.
Penculikan Yuwono terjadi menyusul operasi pemberantasan judi dan maksiat oleh kelompok Forum Umat Islam Ngawi. Operasi itu kemudian memicu kemarahan kelompok massa lain yang kemudian melakukan penyerbuan dan pengrusakan Ketua Forum Umat Islam Ngawi Mukhiyi Effendi. Ketegangan sempat terjadi di Ngawi. Kelompok Laskar Jihad sempat dituduh pelaku penculikan Yuwono. Kasus di Ngawi itu juga diikuti penahanan 102 anggota Laskar Jihad oleh aparat Polda Jawa Timur.
Setelah ditemukan, Yuwono mendapat perawatan di Puskesmas Karangreja. Saat ini berada di Polres Purbalingga. Menurut Sad Harun, Polda Jawa Timur telah mengirim tim yang dipimpin langsung Kaditserse Komisaris Besar Wisjnu Amat Sastro. Menur Sad, Yuwono belum bisa ditanyai. Kondisi tubuhnya masih lemah, ia juga nampak trauma. “Kalau sudah sembuh nanti dibawa ke Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan,” kata Kadispen. (Kukuh Wibowo/Dwijo Maksum)
|