Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pengusaha Mencemaskan Rencana Pembongkaran Vila Uluwatu
Kamis, 01 Mei 2008 | 15:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Hotel dan vila di kawasan uluwatu dinilai para tokoh agama di Bali melanggar kesucian Pura Uluwatu, Kabupaten Badung, Bali. Sehingga mereka menuntut bangunan itu segera dibongkar. Tentu saja permintaan itu mencemaskan kalangan pengusaha.

"Jika bangunan itu melanggar, seharusnya sanksi dijatuhkan ke pihak yang mengeluarkan izin," kata Ketua Asosiasi Vila Bali Ismoyo Soemarlan kepada Tempo hari ini. Menurut dia, pengusaha tidak akan berani membangun hotel atau vila kalau tak ada izin. Szin yang diberikan pemerintah Kabupaten Badung selama ini tidak melanggar peraturan daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung I Made Subawa, menyatakan pihaknya tidak siap membongkar vila yang dianggap melanggar radius kesucian Pura. "Vila yang berdiri di radius 5 kilometer yang menjadi perdebatan wilayah kesucian Pura Uluwatu itu tidak menyalahi peraturan," katanya.

Made menjelaskan, sesuai Perda RT/RW Badung, radius itu dibagi menjadi tiga ring. Ring pertama berjarak 0 hingga 1 KM dari Pura, ring kedua berjarak 1 hingga 2 KM, dan ring ketiga berjarak 2 hingga 5 KM. ”Kalau tidak boleh dibangun apapun di radius 5, semua rumah warga juga bisa kena,” ujarnya.

Secara terpisah, Gubernur Bali Dewa Made Beratha menyatakan telah ada pelanggaran terhadap Perda No 3 tahun 2005 Propinsi Bali. Namun, tindakan apa yang harus diambil, merupakan kewenangan Bupati Badung. ”Saya hanya bisa memperingatkan. Penindakannya diserahkan ke bupati,” ujarnya.

Rofiqi Hasan/Anang Zakaria


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Tetapkan Lima Tersangka Pembakar Mesjid Ahmadiyah
Organisasi Massa Datangi Kantor Ahmadiyah
Misa Sore Jumat Agung Diikuti Tiga Ribuan Umat
Santri Pondok Lirboyo Pulang Kampung
Ribuan Umat Katolik Peringati Paskah di Gereja Kuno Puh Sarang
Pemerintah Dinilai Membiarkan Kekerasan Agama
Umat Islam Perlu Membentuk Khilafah
Umat Hindu Bali Terancam Globalisasi
Pengikut Al Qiyadah Tetap Diproses Hukum
Umat Hindu Bali Rayakan Hari Saraswati
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122313 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data