Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pelaku Pariwisata Bali Cemas Penghematan Energi Kurangi Wisatawan
Kamis, 14 Juli 2005 | 16:43 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar:Kalangan pelaku pariwisata mengkritik kebijakan Gubernur Bali Dewa Made Beratha yang meminta jam buka restoran, bar dan diskotik hanya sampai pukul 01.00 malam itu. Sebab, kebijakan itu bisa mengganggu kenyamanan wisatawan.

"Apa itu sudah dikaji, perilaku wisatawan kan sulit diubah," kata Gde Wirata, pemilik Paddy Pubs di Kuta , Kamis (14/7).

Selama ini bar dan diskotik rata-rata beroperasi hingga pukul 04.00 Wita. Paddys Pub yang sempat menjadi sasaran pengeboman adalah salah-satu pubs yang paling ramai dikunjungi turis asing. Wirata khawatir penurunan wisatawan akan menurunkan pajak dan Penghasilan Asli Daerah (PAD).

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Bali Cok Ace menyatakan, mereka akan meminta imbauan itu ditinjau ulang. Pihaknya akan menyampaikan surat resmi kepada Gubernur untuk meminta agar penghematan listrik bisa dilakukan dengan cara-cara lain.

Untuk area hotel, misalnya, dia menjamin akan ada kesadaran dari pengusaha untuk melakukan penghematan energi. Sebab, penghematan itu adalah bagian untuk melakukan efisiensi dalam bisnis.

Menanggapi keluhan itu, Made Beratha berjanji akan mengevaluasi setelah kebijakan ini diterapkan selama 6 bulan. Rofiqi Hasan

Dari Arsip Majalah TEMPO
Harga Minyak, Bukan Sekadar Asumsi APBN | 11 April 2005
Surat Pembaca | 04 April 2005
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 04 April 2005
DPR Tidak Serius | 28 Maret 2005
Besar Pasak daripada Tiang | 28 Maret 2005
Dilema Pemain Baru | 21 Maret 2005
Minyak Panas di Gedung Parlemen | 21 Maret 2005
Menyumbat Kebocoran Minyak | 21 Maret 2005
Hari Purnomo Meminta Pemeriksaan Dihentikan | 21 Maret 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan  harga BBM dengan poster bertuliskan  BBM naik, harga-harga melambung, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425]. Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan harga BBM dengan spanduk bertuliskan  Tolak kenaikan BBM, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Industri Diminta Audit Energi
Sri Mulyani: Tidak Ada Revisi Pertumbuhan Ekonomi
Program Penghematan Bahan Bakar Dikritik
Pembelian BBM Tanpa Kuota Akan Menambah Beban Subsidi
Kalla : Penghematan BBM Tidak Ganggu Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah Akan Batasi Jumlah Angkutan Kota
Gubernur BI Khawatir Penghematan Energi Hambat Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah Diminta Transparan Jelaskan Penerimaan Migas
Lampu di Monas Akan Dipadamkan Secara Bergiliran
Pertamina: BBM Normal Akhir Juli
> selengkapnya...


Referensi

Kota-kota Mulai Lumpuh
Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Panwas Protes KPU Jawa Timur
Korban Lumpur Lapindo Banyak Yang Belum Ambil Bantuan Presiden
Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data