Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bali

Polda Bali Minta Alokasi APBD
Kamis, 12 Mei 2005 | 15:16 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar:Kurangnya anggaran operasional untuk pengamanan Bali membuat Kapolda Bali Inspektur Jenderal Pol. Made Mangku Pastika berinisiatif meminta alokasi anggaran dari APBD.

Permintaan itu, menurutnya, hal yang wajar, karena keamanan adalah kunci utama bagi industri pariwisata yang menjadi tumpuan hidup masyarakat Bali.

Pastika menyampaikan hal itu dalam "Sarasehan tentang Kamtibmas Bali 2005" yang dihadiri para bupati dan wali kota se-Bali, Ketua DPRD se-Bali dan para tokoh masyarakat, Kamis (12/5).

"Dulu ada anggota DPRD dari polisi, sehingga masalah ini bisa disampaikan, tapi sekarang kami sendiri yang harus menyampaikan langsung," tegasnya.

Pastika mengakui sejumlah Bupati seringkali memberi bantuan secara insidental. Namun bantuan itu sulit dijadikan sandaran guna menyusun perencanaan jangka panjang. Akibatnya, sejumlah program pun tak bisa dilaksanakan.

Menanggapi permintaan itu, sejumlah bupati menyatakan siap mendukung Pastika. Hanya mereka mengaku khawatir mengenai mekanisme yang bisa ditempuh untuk menyalurkan bantuan itu. "Sebab, sekarang ini soal anggaran sangat ketat, kesalahan sedikit bisa mengantarkan kami ke pemeriksaan kejaksaan," kata Ketua DPRD Badung Gde Adnyana.

Sementara itu, Pelaksana Teknis Wali Kota Denpasar Made Westra menyatakan, alokasi bantuan bagi polisi bisa diusahakan melalui dana pemotongan hasil pajak hotel dan restoran Kota Denpasar dan Badung.

Rofiqi Hasan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes terhadap APBD DKI Jakarta dengan spanduk rakyat setahun dapat Rp 809, gubernur setahun dapat duit 87 milyar, DPRD setahun dapat duit Rp 978 jt perorang dari APBD, APBD untuk kesejahteraan rakyat di PN Jakarta Pusat, 3/05/01 [Koran TEMPO/ Roy Rubi Protes tukang becak yang tergabung dalam Koalisi Ornop untuk Transparasi Anggaran (KOTA) dengan spanduk
Protes Tukang Becak
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ribuan VCD Bajakan Dimusnahkan
Tujuh Truk Angkut Kayu Illegal, Ditangkap
Kapolda Sayangkan Bentrokan TNI AD-Brimob
Kepala Polri Mutasikan Beberapa Pejabat Polda Metro
Perwira Polisi Bunuh Diri Setelah Menembak Rekannya
Pengucuran Dana Keagamaan Tangerang Diperketat
Dirut Duren Sawit: Dana Rp 1,2 miliar Bukan Kelebihan Pembelian
Polri Sambut Instruksi Perburuan Koruptor di Luar Negeri
Sejumlah Proyek di Solo Terbengkelai
Instruksi Mabes Polri Perlu Diawasi Presiden
> selengkapnya...


Referensi

Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Profil Kapolda Metro Jaya
Keppres No. 70/2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Polri

Website

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
DPRD DKI Jakarta
Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2005>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data