Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bali

Gerakan Pembaruan PDIP Didukung 800 Utusan Cabang
Selasa, 22 Maret 2005 | 16:45 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar:Mantan Bendahara Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia yang juga tokoh gerakan pembaruan, Laksamana Sukardi mengklaim dirinya telah bertemu dengan setidaknya 800 utusan cabang di Indonesia. Meraka telah menyatakan dukungan untuk mengusung gagasan-gagasan gerakan pembaruan PDI Perjuangan.

"Mari kita doakan perubahan itu akan terjadi. Bila tidak, partai akan semakin hancur," ujarnya dalam acara deklarasi Gerakan Pembaruan di Art Centre, Denpasar, Bali, Selasa (22/3).

Gagasan pembaruan ini dikatakannya tidak menyangkut kepada figur tertentu. Bahkan bisa jadi Megawati tetap didukung untuk menjadi Ketua Umum PDIP. Tetapi, lanjut dia, yang terpenting adalah menjadikan partai sebagai partai yang modern dan demokratis. "Bukan partai yang dikuasai sekelompok orang saja," tegasnya.

Selain Laksamana, sejumlah tokoh pembaruan seperti Sukowaluyo Mintohardjo, Postdam Hutasoit, Mat al Amin, Didi Supriyanto, Pius Lustrilanang juga hadir dalam deklarasi ini. Sementara Guruh Soekarnoputra yang dijadwalkan memberikan orasi batal hadir. Dari Bali sejumlah tokoh senior PDIP juga hadir seperti Gde Widnyana Dangin (Singaraja), Wayan mawa (Jembrana), Wayan Sukandhi (Tabanan), Wayan Gedar (Denpasar) dll.

Sementara itu sekitar 2.000 massa pendukung gerakan pembaruan PDIP menghadiri memenuhi tempat deklarasi. Rofiqi Hasan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana pendobrakan pintu gerbang Asrama Haji saat berlangsung Kongres IV PDI di Medan [ TEMPO/ Rully Kesuma; 17D/283/93; 20010614 ]. Suasana pendobrakan pintu gerbang Asrama Haji saat berlangsung Kongres IV PDI di Medan [ TEMPO/ Rully Kesuma; 17D/281/93; 20010614 ].

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

AM Fatwa Laporkan ICW
Guruh Sangkal Dirinya Menjadi Tameng
Megawati Yakin Tidak Ada Deadlock
Arifin: Apes Jika Megawati Terpilih Lagi Jadi Ketua PDIP
Sejumlah Pendiri PDIP Menolak Calon Tunggal Ketua Umum
Kwik Tak Mau Jadi Pengurus Jika Mega dan Gang of Three Terpilih Lagi
Tokoh Senior PDIP Tetap Tolak Formatur Tunggal
Gerakan Pembaruan Akan Bentuk Kelompok REVISI
Gerakan Pembaruan PDIP Siap Dideklarasikan di Bali
Pendukung Megawati Bubuhkan Cap Jempol Darah
> selengkapnya...


Referensi

Kisah Para Penantang yang Terpental
Guruh Sukarno Putra: Saya Bukan Antek Siapa pun
Menanti Guruh Menantang Mega

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Cabut Berkas, Saksi FPI Mengaku Diintimidasi Polisi
Massa Wahid Juga Tidak ke Kantor Komisi Pemilu Nganjuk
Lembaga Perlindungan Saksi Minta Dilantik Presiden
Calon Legislator Aceh Memulai Uji Baca Quran
Pemda Jakarta Intruksikan Satuan Kerja Segera Lakukan Tender

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data